Kurangi Porsi MBG, BGN Suspend 1.700 SPPG!

- Editor

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Sebanyak 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara (disuspensi) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).  

Sanksi tegas ini diberikan lantaran ribuan dapur umum tersebut kedapatan mengurangi takaran porsi lauk pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengungkapkan bahwa langkah ini adalah bentuk tindakan korektif dan komitmen pemerintah dalam menjaga standar kualitas gizi.

​”Ada 1.700-an SPPG yang sudah di-suspend oleh BGN untuk diperbaiki. Ini adalah bentuk keseriusan BGN untuk mengelola SPPG dengan berkualitas sesuai spesifikasi standarisasi yang telah ditetapkan,” tegas Aris di acara APPMBGI National Summit, Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026).

Aris menjelaskan, temuan pelanggaran di lapangan umumnya berupa pemotongan bahan baku lauk pauk yang tidak sesuai panduan.

Sebagai contoh, satu ekor daging ayam yang seharusnya dibagi menjadi 8 potong, justru dipotong menjadi 12 hingga 20 bagian sehingga ukurannya sangat kecil. Ketidaksesuaian gramasi juga ditemukan pada menu ikan lele.

Lebih lanjut, Aris memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola SPPG agar mematuhi aturan spesifikasi makanan yang telah ditetapkan oleh BGN.

Ia menekankan, tidak boleh ada pengurangan ukuran maupun penurunan standar kualitas, mulai dari bahan makanan, air, penyajian, hingga sanitasi dapur.

“Supaya apa yang dimakan anak-anak kita ini dalam keadaan higienis, sehat, dan bergizi. Semuanya harus disesuaikan spesifikasi agar standar gizi anak-anak, ibu hamil, dan lansia terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026
527 Siswa Papua Keracunan MBG, Guntur Romli Desak Proses Hukum Pengelola Dapur
Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter
Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak
Dedi Mulyadi: Mayoritas Jaringan Begal di Jawa Barat Berasal dari Lampung
Dewan Pers Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’: Presiden Alergi Kritik
Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta
Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:55 WIB

MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:21 WIB

527 Siswa Papua Keracunan MBG, Guntur Romli Desak Proses Hukum Pengelola Dapur

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:31 WIB

Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:10 WIB

Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:32 WIB

Dedi Mulyadi: Mayoritas Jaringan Begal di Jawa Barat Berasal dari Lampung

Berita Terbaru