Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 

- Editor

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi meluncurkan program double teaching atau mengajar ganda yang melibatkan 210 guru.

Pada tahap awal, program percontohan ini diterapkan secara khusus di 17 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa peluncuran program yang ditandai dengan apel pada Kamis (24/9/2026) pagi ini, merupakan langkah strategis guna mendongkrak mutu guru serta kualitas pembelajaran.

Program ini sekaligus menjadi persiapan krusial menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang akan diikuti oleh 111.165 siswa tingkat SMA/sederajat se-Provinsi Lampung mulai akhir Oktober mendatang.

​”Skema ini diharapkan mampu memotivasi kualitas mengajar, menciptakan pertukaran pengetahuan antar-guru, serta membangun iklim kompetisi yang positif di lingkungan pendidikan kita,” ujar Thomas.

​Dalam pelaksanaannya, program double teaching ini menggunakan sistem rotasi. Ke-210 guru yang ditugaskan tidak akan menetap di satu sekolah saja, melainkan akan diputar setiap satu bulan sekali di 17 sekolah yang telah ditunjuk selama rentang waktu satu tahun.

Seluruh Surat Perintah Tugas (SPT) untuk program yang mulai aktif di kelas pada Senin pekan depan ini dilaporkan telah rampung disiapkan.

​Thomas menegaskan bahwa persiapan TKA tidak cukup hanya dengan menyuruh siswa memperbanyak latihan soal.

Menurutnya, hal paling fundamental yang harus diperkuat adalah kualitas tenaga pendidik dan proses pembelajaran di dalam kelas itu sendiri.

​Saat ini, program double teaching baru menyasar wilayah Kota Bandar Lampung. Ke depannya, setelah melalui proses evaluasi pada uji coba tahap awal ini, Disdikbud menargetkan perluasan program hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Langkah inovatif ini juga dikabarkan telah mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Pendidikan Provinsi Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral! Mahasiswi Lampung Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual, Diduga Oknum Dosen dan Kaprodi di FKIP UNILA!
835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!
Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur
Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 14:29 WIB

Viral! Mahasiswi Lampung Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual, Diduga Oknum Dosen dan Kaprodi di FKIP UNILA!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:55 WIB

835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Berita Terbaru