Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi meluncurkan program double teaching atau mengajar ganda yang melibatkan 210 guru.
Pada tahap awal, program percontohan ini diterapkan secara khusus di 17 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa peluncuran program yang ditandai dengan apel pada Kamis (24/9/2026) pagi ini, merupakan langkah strategis guna mendongkrak mutu guru serta kualitas pembelajaran.
Program ini sekaligus menjadi persiapan krusial menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang akan diikuti oleh 111.165 siswa tingkat SMA/sederajat se-Provinsi Lampung mulai akhir Oktober mendatang.
”Skema ini diharapkan mampu memotivasi kualitas mengajar, menciptakan pertukaran pengetahuan antar-guru, serta membangun iklim kompetisi yang positif di lingkungan pendidikan kita,” ujar Thomas.
Dalam pelaksanaannya, program double teaching ini menggunakan sistem rotasi. Ke-210 guru yang ditugaskan tidak akan menetap di satu sekolah saja, melainkan akan diputar setiap satu bulan sekali di 17 sekolah yang telah ditunjuk selama rentang waktu satu tahun.
Seluruh Surat Perintah Tugas (SPT) untuk program yang mulai aktif di kelas pada Senin pekan depan ini dilaporkan telah rampung disiapkan.
Thomas menegaskan bahwa persiapan TKA tidak cukup hanya dengan menyuruh siswa memperbanyak latihan soal.
Menurutnya, hal paling fundamental yang harus diperkuat adalah kualitas tenaga pendidik dan proses pembelajaran di dalam kelas itu sendiri.
Saat ini, program double teaching baru menyasar wilayah Kota Bandar Lampung. Ke depannya, setelah melalui proses evaluasi pada uji coba tahap awal ini, Disdikbud menargetkan perluasan program hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Langkah inovatif ini juga dikabarkan telah mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Pendidikan Provinsi Lampung. (*)






