Diduga Berbeda dari Alumni Lain, Rektor UGM Buka Suara Soal Detail Ijazah S1 Jokowi

- Editor

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Rektor UGM Prof. Ova Emilia. 

Hariannarasi.com, Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) memastikan format ijazah Sarjana (S1) milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah sesuai dengan format yang berlaku di Fakultas Kehutanan UGM pada periode kelulusannya.

Penjelasan ini disampaikan untuk menjawab perhatian publik terkait perbedaan format tulisan dan sistem penomoran ijazah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Rektor UGM Prof. Ova Emilia menjelaskan, perbedaan ijazah kelulusan era tersebut dengan dokumen akademik masa kini terjadi karena sistem administrasi perguruan tinggi belum terkomputerisasi.

Penulisan ijazah pada masa itu masih dilakukan secara manual dengan tulisan tangan halus, serta belum ada standar format nasional yang seragam dari Ditjen Dikti.

​”Waktu itu belum ada penyeragaman seperti saat ini di mana Dikti memiliki format khusus, sehingga ada perbedaan antara satu dan lainnya. Tetapi kami memiliki dokumen arsip untuk hal itu,” kata Ova Emilia dalam konferensi pers di Gedung Pusat UGM, Selasa (8/9/2026).

​Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta menambahkan, pihak fakultas telah melakukan verifikasi silang dengan membandingkan ijazah Jokowi dan ijazah sejumlah alumni satu angkatan yang lulus pada waktu bersamaan.

Hasil pencocokan menunjukkan bahwa format ijazah milik Jokowi konsisten dengan ijazah lulusan lain pada era tersebut.

​Ova menegaskan, pembukaan arsip dan verifikasi ijazah ini merupakan bentuk tanggung jawab serta layanan standar kampus kepada seluruh alumni yang memerlukan kepastian status akademik, bukan perlakuan khusus terhadap Jokowi.

​”Bukan karena yang dipertanyakan ini orang nomor satu, tetapi jika ada alumni yang ingin diverifikasi, kami juga akan melakukan langkah-langkah verifikasi sesuai proporsinya,” ujar Ova. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur
Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Waspada Erupsi Susulan Anak Krakatau, Pemprov Lampung Mendadak Batalkan Sekolah Tatap Muka
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali

Minggu, 25 Okt 2026 - 04:51 WIB