Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok! Tertekan Lonjakan Harga Minyak?

- Editor

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (26/10/2026).

Depresiasi di pasar keuangan domestik ini dipicu oleh tingginya tekanan eksternal, terutama akibat lonjakan harga minyak mentah dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, mata uang rupiah ditutup terperosok ke level Rp18.135 per dolar Amerika Serikat (AS).

Tekanan nilai tukar ini sejalan dengan melesatnya harga minyak mentah jenis Brent yang menembus level US$114 per barel.

Tingginya harga komoditas energi tersebut memicu sentimen negatif dan kekhawatiran pasar terhadap pembengkakan beban subsidi energi nasional, yang berisiko memperlebar defisit anggaran.

​Kelesuan serupa terjadi di pasar modal. IHSG ditutup merosot 66,17 poin atau turun 1,22 persen ke posisi 5.373,09.

Pelemahan indeks memukul rata seluruh sektor saham yang kompak berakhir di zona negatif. Indeks saham berkapitalisasi besar, IDX30, juga turut mencatatkan koreksi sebesar 0,67 persen ke level 304,16.

​Secara teknikal, laju IHSG diproyeksikan berpotensi bergerak mendatar (sideways) untuk satu hingga tiga hari perdagangan ke depan, dengan menguji area support di level 5.301,74.

​Di tengah tekanan yang melanda pasar saham dan nilai tukar, aset lindung nilai (safe haven) justru mencatatkan pertumbuhan.

Harga komoditas logam mulia emas terpantau naik 0,56 persen menjadi US4.030,20, sementara perak turut menguat 0,25 persen ke level US54,09. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!
IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!
Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!
IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI
IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!
Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol
IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok! Tertekan Lonjakan Harga Minyak?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08 WIB

IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI

Berita Terbaru