Caption : Ist
Hariannarasi.com, Lampung Barat – Lima orang pengunjung terseret ombak dan tenggelam di objek wisata Pantai Mandiri, Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Senin (23/3/2026). Insiden nahas di tengah momen libur Lebaran ini mengakibatkan tiga orang tewas dan dua lainnya selamat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Roby Arfan, mengonfirmasi bahwa dua korban yang berhasil diselamatkan adalah Dedi Saputra dan Heri Setiawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, tiga korban meninggal dunia ditemukan oleh tim gabungan bersama warga pada operasi pencarian hari kedua, Selasa (24/3/2026).
Ketiga korban tewas diketahui merupakan dua warga asal Kabupaten Lampung Barat dan satu warga asal Kabupaten Tanggamus.
Roby menjelaskan, korban tewas pertama ditemukan pada pukul 08.00 WIB. Korban berinisial MA (17), warga Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BnS), Lampung Barat, ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di bibir pantai. Jasadnya berada sekitar 1 kilometer dari titik awal ia hanyut terseret ombak.
Selanjutnya, pada pukul 17.30 WIB, Tim Satgas BPBD menemukan korban kedua atas nama Muhammad Fuad Abdullah (20), warga Kalibening, Talangpadang, Kabupaten Tanggamus. Mendiang ditemukan setelah tim melakukan penyisiran pada radius jarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
”Korban dievakuasi oleh anggota Satgas BPBD bersama Tim Gabungan dan dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur,” tegas Roby.
Petugas gabungan terus berkoordinasi dan mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan batas aman saat beraktivitas di sekitar kawasan pantai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Merespons musibah yang menimpa warganya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat langsung bergerak cepat. Pemerintah daerah memfasilitasi penuh proses penjemputan jenazah korban dari Kabupaten Pesisir Barat untuk dipulangkan ke rumah duka.
Pemkab menyiapkan mobil ambulans dan kendaraan dinas camat setempat guna melancarkan proses evakuasi dan pemulangan tersebut.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bersama Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial beserta jajaran langsung melayat ke kediaman ayah korban, Nana Permana, pada Rabu (25/3/2026). Suasana haru menyelimuti rumah duka menyambut kedatangan rombongan pejabat daerah tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat turut berbelasungkawa atas tragedi ini. Semoga almarhum ditempatkan di surga-Nya Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan,” ujar Parosil di hadapan keluarga korban.
Parosil mengungkapkan, instruksi penjemputan dan fasilitasi jenazah langsung ia keluarkan sesaat setelah menerima laporan kejadian pada hari sebelumnya.
Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang dilanda duka mendalam atas kepergian putra mereka di usia muda.
Menyusul rentetan insiden tenggelam di kawasan pesisir Krui, pihak berwenang kembali memberikan imbauan tegas kepada para wisatawan.
Pengunjung diminta untuk lebih berhati-hati dan tidak nekat berenang ke tengah laut, mengingat besarnya ombak dan kuatnya arus perairan Pesisir Barat selama musim libur Lebaran ini. (*)






