Terseret Arus, Remaja Asal Lampung Barat Ditemukan Tewas di Pantai Mandiri

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Barat – Seorang remaja asal Lampung Barat, Muhammad Alfareza (17), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hilang terseret arus ombak saat berenang di Pantai Mandiri, Kabupaten Pesisir Barat. Jenazah korban ditemukan pada hari kedua pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menjelaskan, insiden nahas ini bermula pada Senin (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, korban tengah berenang bersama dua orang temannya sebelum akhirnya terbawa arus. Kedua rekan korban berhasil diselamatkan, namun Alfareza dilaporkan hilang tenggelam.

​Menindaklanjuti laporan kehilangan yang masuk pada pukul 17.45 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian yang berjarak lebih dari tiga jam perjalanan. Pencarian awal sempat dilakukan pada malam hari, namun belum membuahkan hasil.

​Memasuki hari kedua pencarian, operasi SAR dilanjutkan dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan jangkauan.

​”Tim pertama melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai menggunakan perahu karet, sementara tim kedua melakukan pencarian di area perairan menggunakan perahu jukung,” ungkap Kepala Basarnas Lampung.

Upaya pencarian terpadu ini akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban pada Selasa pagi sekitar pukul 08.15 WIB.

Titik penemuan berada sejauh kurang lebih 1,73 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan terseret arus.

​Setelah berhasil dievakuasi dari perairan, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut.

​Komandan Pos (Danpos) SAR Tanggamus, Robi Rusli, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini.

“Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” tutup Robi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Meski Terpisah Lautan, BRImo dan BRILink Kini Ada dalam Genggaman Warga Pulau Pisang
Status Anak Krakatau Siaga, Polda Lampung Aktifkan Posko Bencana dan Satgas Aman Nusa
Polisi Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan Tapir di Mesuji, Dua Lainnya Masih Buron
Tapir Langka Viral Mati Disembelih Warga di Mesuji, Polisi dan BKSDA Buru Pelaku!
Cekcok Saat Undangan Khitanan, Pria di Lampung Timur Tewas Ditembak di Kepala oleh Kerabatnya
Dengar Tuntutan FORMAT, Bupati Saleh: Layanan RSUD Dievaluasi, Peternakan Ayam Segera Dieksekusi!
Langgar Tata Adat, Kepaksian Pernong Desak Ike Edwin Berhenti Mengaku Perdana Menteri
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Dilarang Mendekat Radius 2 Kilometer
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:51 WIB

Meski Terpisah Lautan, BRImo dan BRILink Kini Ada dalam Genggaman Warga Pulau Pisang

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

Status Anak Krakatau Siaga, Polda Lampung Aktifkan Posko Bencana dan Satgas Aman Nusa

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:10 WIB

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan Tapir di Mesuji, Dua Lainnya Masih Buron

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:33 WIB

Cekcok Saat Undangan Khitanan, Pria di Lampung Timur Tewas Ditembak di Kepala oleh Kerabatnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Dengar Tuntutan FORMAT, Bupati Saleh: Layanan RSUD Dievaluasi, Peternakan Ayam Segera Dieksekusi!

Berita Terbaru