Bikin Gempar! Trump Pede Sebut AS-Iran Sudah Negosiasi Damai, Teheran Langsung Beri Bantahan Menohok!

- Editor

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah mengadakan pembicaraan yang produktif dengan Iran terkait penyelesaian konflik di Timur Tengah dan menunda rencana serangan militer terhadap negara tersebut. Namun, klaim ini secara langsung dibantah oleh Pemerintah Iran.

​Melalui unggahannya di jaringan media sosial TruthSocial, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan diskusi yang mendalam, terperinci, dan konstruktif selama dua hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang diklaim tersebut, Trump menginstruksikan Departemen Perang AS untuk menunda segala serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Penundaan ini, menurut Trump, bergantung pada keberhasilan diskusi yang sedang berlangsung.

​Sebelumnya, pada 21 Maret lalu, Trump sempat mengultimatum Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam, dengan ancaman akan menghancurkan berbagai pembangkit listrik Iran jika tuntutan itu tidak dipenuhi.

​Pernyataan terbaru Trump mengenai adanya negosiasi ini sempat direspons positif oleh pasar global. Harga minyak Brent dilaporkan turun 13% menjadi sekitar US$96 per barel, sementara Indeks FTSE 100 naik 0,5% setelah sebelumnya sempat anjlok.

​Akan tetapi, Kementerian Luar Negeri Iran segera merilis pernyataan yang membantah terjadinya negosiasi apa pun dengan pihak Washington.

​”Kami membantah apa yang dikatakan Presiden AS Donald Trump mengenai adanya negosiasi antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran,” tegas Kementerian Luar Negeri Iran.

​Dikutip oleh CBS News, pihak kementerian menambahkan bahwa Iran tetap berpegang teguh pada posisinya untuk menolak segala jenis negosiasi sebelum tujuan mereka dari perang ini tercapai.

Klaim sepihak Trump ini menyisakan sejumlah tanda tanya besar. Wartawan BBC di Gedung Putih, Bernd Debusmann Jr., melaporkan klaim tersebut sangat bertolak belakang dengan nada agresif yang disuarakan kedua negara sepanjang akhir pekan lalu.

Selain itu, fokus utama dari perundingan yang diklaim Trump tidak jelas—apakah menyangkut program rudal balistik, pengayaan nuklir, gencatan senjata, atau status Selat Hormuz.

Sebagian besar pakar menilai Iran tidak mungkin menyerahkan kendali atas Selat Hormuz, karena wilayah tersebut merupakan kartu truf penting bagi Teheran dalam konflik ini. Saat ini, komunitas internasional masih menantikan perkembangan lebih lanjut terkait ketegangan kedua negara. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Apa Jadinya Jika Militer Menguasai Ekonomi? Berkaca pada Kehancuran Ekonomi di 6 Negara! 
Lulus Sekolah Langsung Kuliah dan Kerja di Korea? Simak Gebrakan Baru Pemprov Lampung Ini!
Gempa M 7,5 Guncang Venezuela, USGS Prediksi Korban Tewas Hingga 100 Ribu Jiwa
Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026
Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:17 WIB

Apa Jadinya Jika Militer Menguasai Ekonomi? Berkaca pada Kehancuran Ekonomi di 6 Negara! 

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:07 WIB

Lulus Sekolah Langsung Kuliah dan Kerja di Korea? Simak Gebrakan Baru Pemprov Lampung Ini!

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:38 WIB

Gempa M 7,5 Guncang Venezuela, USGS Prediksi Korban Tewas Hingga 100 Ribu Jiwa

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:07 WIB

Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:59 WIB

Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Berita Terbaru