Gawat! Kemenhaj Siapkan Skenario Pembatalan Haji 2026, Ada Apa?

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Kementerian Haji dsn Umroh (Kemenhaj) Republik Indonesia (RI) mulai menyusun langkah strategis dan mitigasi risiko terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Salah satu poin yang disiapkan adalah opsi pembatalan keberangkatan jemaah jika terjadi situasi darurat yang tidak terduga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, penyusunan skenario ini merupakan bentuk kewaspadaan pemerintah terhadap berbagai dinamika global. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya kepastian hukum dan perlindungan bagi calon jemaah.

“Pemerintah harus siap dengan segala kemungkinan. Opsi pembatalan ini bukan berarti rencana pasti, melainkan bagian dari mitigasi jika terjadi kondisi luar biasa seperti krisis kesehatan global, ketidakstabilan keamanan, atau perubahan kebijakan mendadak dari pemerintah Arab Saudi,” jelas Irfan Yusuf saat menerangkan di rapat kerja Komisi VIII DRP RI, Rabu (11/3).

Dalam rencana mitigasi yang disusun, Kemenhaj menekankan beberapa poin utama, antara lain:

1 Kepastian Hak Jemaah, jika pembatalan terjadi, jemaah yang sudah melunasi biaya haji akan mendapatkan prioritas keberangkatan pada tahun berikutnya atau opsi pengembalian biaya secara penuh.

2. Transparansi Dana, bahwa pemerintah menjamin keamanan dana haji yang dikelola, serta memastikan proses pengembalian (refund) dilakukan secara transparan dan cepat.

3. Koordinasi Internasional, Kemenag terus memperkuat komunikasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kuota dan regulasi teknis di Tanah Suci.

Selain opsi pembatalan, mitigasi ini juga mencakup skenario pengurangan kuota secara mendadak. Pemerintah berkomitmen untuk terus memprioritaskan keselamatan jiwa jemaah di atas segalanya.

Hingga saat ini, persiapan operasional haji untuk tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal. Kemenhaj mengimbau, agar calon jemaah untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi melalui kanal kementerian, sembari tetap melakukan persiapan fisik dan manasik haji secara mandiri.

Penyusunan dokumen mitigasi ini diharapkan selesai dalam waktu dekat agar dapat menjadi panduan baku bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan ibadah haji mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Timur Tengah Memanas, Ekonomi Lampung Terancam? Begini Siasat Cepat Pemprov di Hari Pertama Kerja!
Prabowo Pasang Badan! Tolak Mentah-mentah Potong Dana MBG Meski Anggaran Cekak
Jangan Sampai Hangus! Pemerintah Kebut Pencairan Bansos Tahap 1 Bulan Ini, Segera Cek Nama Anda!
Alhamdulillah Cair Lagi! Selesai THR, Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Meluncur di Bulan Ini, Catat Jadwalnya!
Imbas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah, Ramai-ramai Pemda Rencanakan Pemecatan PPPK
SAH! Besok Lebaran atau Lanjut Puasa? Kemenag Ketuk Palu Sore Ini!
Waduh! Pemprov Lampung ‘Haramkan’ ASN Terima Parsel dan Bawa Mobil Dinas Buat Mudik!
Bukan dari Timur Tengah, Bahlil Buka Sinyal RI Bakal Impor Minyak dari Tetangga Sebelah!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:58 WIB

Prabowo Pasang Badan! Tolak Mentah-mentah Potong Dana MBG Meski Anggaran Cekak

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:12 WIB

Jangan Sampai Hangus! Pemerintah Kebut Pencairan Bansos Tahap 1 Bulan Ini, Segera Cek Nama Anda!

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:04 WIB

Alhamdulillah Cair Lagi! Selesai THR, Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Meluncur di Bulan Ini, Catat Jadwalnya!

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:53 WIB

Imbas Pemotongan Dana Transfer ke Daerah, Ramai-ramai Pemda Rencanakan Pemecatan PPPK

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:21 WIB

SAH! Besok Lebaran atau Lanjut Puasa? Kemenag Ketuk Palu Sore Ini!

Berita Terbaru