Mengenang Ryunosuke Akutagawa: Maestro Cerpen Jepang dengan Penghargaan Sastra Bergengsi

- Editor

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tokyo – Ryunosuke Akutagawa (1 Maret 1892 – 24 Juli 1927), tercatat dalam sejarah literatur sebagai salah satu sastrawan cerita pendek paling berpengaruh di Jepang. 

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan karyanya, nama Akutagawa resmi diabadikan menjadi Penghargaan Sastra Akutagawa (Akutagawa Prize) oleh rekannya, Kan Kikuchi, pada tahun 1935.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang kariernya, Akutagawa berfokus pada format cerita pendek dan tercatat tidak pernah menulis novel panjang hingga selesai. Dua proyek novelnya, Jashūmon dan Rojō, berstatus belum rampung hingga akhir hayatnya.

Karya-karya cerpen unggulannya, seperti Imogay, Yabu no Naka (In the Thicket), Jigokuhen, dan Haguruma, diketahui mengambil banyak inspirasi dari naskah literatur klasik Jepang, yakni Konjaku Monogatarishu dan Uji Shui Monogatari.

Selain fiksi dewasa, Akutagawa juga berkontribusi pada sastra anak melalui cerita Kumo no Ito (Spider Webs) dan Toshishun. Jejak karya Akutagawa turut memberi dampak besar pada industri perfilman global.

Pada tahun 1950, sutradara Akira Kurosawa merilis film legendaris Rashomon yang diadaptasi dari karya sang sastrawan, meskipun sebagian besar premis naratif film tersebut sebenarnya diambil dari cerpen Yabu no Naka.

Perjalanan hidup Akutagawa berakhir tragis. Ia ditemukan meninggal dunia pada usia 35 tahun akibat overdosis obat. Sebelum wafat, ia meninggalkan sebuah pesan terakhir yang merangkum kondisi psikologisnya saat itu, dengan judul Hanya Kegelisahan yang Usulnya Tidak Jelas. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru