Kiamat Jadi Ajang Judi? Warga AS Taruhan Rp14 Miliar Untuk Bom Nuklir Meledak Tahun Ini!

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Washington – Warga Amerika Serikat dilaporkan ramai-ramai memasang taruhan terkait prediksi terjadinya ledakan bom nuklir sebelum tahun 2027. 

Total uang yang dipertaruhkan melalui platform pasar prediksi berbasis kripto, Polymarket, kini telah melampaui US$ 830.000 atau sekitar Rp14 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, lonjakan tajam terhadap minat taruhan ini dipicu oleh eskalasi geopolitik terbaru, tepatnya setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran pada akhir pekan lalu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebelum adanya serangan ke Iran, nilai taruhan untuk prediksi “ledakan nuklir” ini hanya berkisar di angka US$ 10.000 (sekitar Rp 169 juta).

Namun pada hari Selasa, volume perdagangan harian tiba-tiba melonjak di atas US$ 244.000, hingga mengakumulasi total taruhan mencapai lebih dari US$ 830.000.

Pasar prediksi mengenai ledakan nuklir ini sebenarnya telah ada di Polymarket sejak November tahun lalu dan sempat dipromosikan oleh akun resmi platform tersebut dengan klaim peluang ledakan sebesar 22 persen.

Namun, di tengah melonjaknya volume taruhan, pihak Polymarket kini secara diam-diam telah menghapus pasar prediksi tersebut.

Langkah ini dinilai tidak biasa, mengingat platform itu umumnya membiarkan berbagai pasar taruhan kontroversial tetap beroperasi.

​Selain taruhan nuklir, aktivitas mencurigakan lain juga ditemukan di Polymarket. Bloomberg melaporkan sebanyak enam akun berhasil meraup keuntungan hingga US$ 1,2 juta (Rp 27 miliar) setelah bertaruh mengenai waktu spesifik serangan militer AS ke Iran.

Keenam akun yang baru dibuat pada bulan Februari tersebut diketahui baru memasang taruhan beberapa jam sebelum AS membombardir Iran.

Satu-satunya riwayat aktivitas akun-akun tersebut di platform hanyalah bertaruh bahwa Presiden AS Donald Trump akan menyerang Iran.

Pola aktivitas taruhan yang janggal ini serupa dengan yang terjadi ketika operasi penculikan Nicolas Maduro dari Venezuela beberapa waktu lalu. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gegara Pasokan Gas Dipangkas, Singapura Ancam Putus Kabel Internet Indonesia?
Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!
Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!
Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Gegara Pasokan Gas Dipangkas, Singapura Ancam Putus Kabel Internet Indonesia?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Berita Terbaru