Laba Capai Rp57 Triliun, Ini Proyeksi Dividen Final BRI 2026

- Editor

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,13 triliun sepanjang tahun 2025.

Pencapaian ini menjadi sentimen positif bagi para investor yang menantikan pembagian dividen final yang dijadwalkan pada Maret atau April 2026. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2025, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp56,65 triliun.

Capaian ini menghasilkan Laba Bersih per Saham atau Earning Per Share (EPS) dasar senilai Rp376. Kinerja ini didukung oleh total aset konsolidasi perseroan yang mencapai Rp2.135,37 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp1.460,73 triliun.

Jika BBRI mempertahankan kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 86 persen, konsisten dengan tahun buku sebelumnya, total dividen untuk tahun buku 2025 diproyeksikan mencapai Rp323,36 per saham.

​Sebelumnya, BBRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham pada 15 Januari 2026 lalu. Dengan demikian, estimasi sisa dividen final yang akan dibagikan kepada pemegang saham adalah sekitar Rp186,4 per saham.

​Proyeksi dividen final senilai Rp186,4 per saham tersebut mengindikasikan tingkat imbal hasil (yield) sekitar 4,74 persen. Sementara itu, secara keseluruhan (memperhitungkan dividen interim), yield konsolidasi yang akan didapatkan pemegang saham mencapai sekitar 8,23 persen (dengan asumsi harga saham di level Rp3.930).

Secara historis, BBRI memiliki rekam jejak panjang dalam mendistribusikan dividen kepada para pemegang sahamnya, dengan jadwal eksekusi dividen final rutin dilakukan pada rentang bulan Maret hingga April setiap tahunnya.

Kejelasan kebijakan dividen ini terus menjadi faktor utama yang menjaga kepercayaan investor terhadap saham perbankan pelat merah tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi KUR dan Literasi Keuangan
Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI ke XVIII di Bandar Lampung, Tekankan Ekonomi Kerakyatan
Gubernur Mirza: Munas HIPMI di Lampung Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda
Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter! Pertalite dan Biosolar?
Bukan Sekadar Lumbung Pangan, Lampung Bersiap Jadi Raksasa Energi Hijau Nasional!
Pangkas Puluhan Bank! OJK Resmi Setujui Merger 57 BPR Jadi 18 Bank
Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Masa di Level Rp18.000, Ini Biang Keroknya!
Punya Tunggakan? Pahami 9 Aturan OJK Agar Terlindungi dari Arogansi Debt Collector!
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:56 WIB

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi KUR dan Literasi Keuangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:58 WIB

Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI ke XVIII di Bandar Lampung, Tekankan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:59 WIB

Gubernur Mirza: Munas HIPMI di Lampung Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:46 WIB

Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter! Pertalite dan Biosolar?

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:36 WIB

Bukan Sekadar Lumbung Pangan, Lampung Bersiap Jadi Raksasa Energi Hijau Nasional!

Berita Terbaru