Diduga Rem Blong, Dump Truk Hantam Warung dan 4 Warga di Tanjakan PJR Bandar Lampung

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sebuah dump truk bernomor polisi B 9755 VO mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Tanjakan PJR, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026) sore. Insiden yang diduga akibat rem blong tersebut menyebabkan satu warung hancur dan empat orang warga terluka. 

Kapolsek Panjang, Kompol Martono, membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk yang dikemudikan oleh Dion melaju dari arah Jalan Ir Sutami menuju Jalan Soekarno-Hatta (Bypass). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman. Akibatnya, sopir kehilangan kendali hingga truk terguling dan menabrak warung milik warga setempat.

​”Dump truk mengalami rem blong dan langsung menabrak warung milik Ibu Sumiyati, serta empat orang di lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Martono saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Identitas Korban

​Akibat kecelakaan tersebut, empat orang korban harus mendapatkan perawatan medis karena menderita luka-luka. Para korban teridentifikasi bernama Yusra Chandra, Tifa, Dirham, serta Sumiyati yang merupakan pemilik warung. Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini.

​Pascakejadia, personel Polsek Panjang bersama Satlantas Polresta Bandar Lampung segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

​”Kami juga telah meminta keterangan saksi-saksi. Untuk proses lebih lanjut, kasus kecelakaan ini ditindaklanjuti oleh Satlantas Polresta,” jelas Martono.

Menyikapi kejadian ini, Kompol Martono mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi.

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, terutama pada sistem pengereman, guna mencegah kecelakaan serupa terulang kembali. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon
Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang
ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol
Peras Kepala Desa Rp2,5 Juta, Oknum Wartawan Terjaring OTT Polres Pesawaran
Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi
25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!
Curi Toyota Rush, Pemuda Lampung Utara Diringkus Saat Hendak Jual Mobil di Bandar Lampung
Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon

Senin, 7 September 2026 - 14:13 WIB

Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol

Senin, 7 September 2026 - 10:30 WIB

Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi

Senin, 7 September 2026 - 10:22 WIB

25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!

Berita Terbaru