Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menargetkan kapal induk pertama milik Indonesia, Giuseppe Garibaldi, tiba di tanah air sebelum peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026. Kapal pengangkut pesawat asal Italia tersebut saat ini masih dalam proses akuisisi melalui skema hibah.
”Untuk Garibaldi masih dalam proses. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI (Oktober 2026),” ujar Muhammad Ali di Jakarta, Kamis (12/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali menjelaskan bahwa Kementerian Pertahanan saat ini terus melakukan negosiasi intensif dengan pemerintah Italia dan galangan kapal Fincantieri selaku produsen.
Proses ini juga melibatkan Angkatan Laut Italia sebagai pengguna sebelumnya untuk memastikan kelengkapan administrasi dan teknis.
Kapal tipe aircraft carrier ini nantinya akan memperkuat jajaran alutsista TNI AL untuk mendukung Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Selain sebagai kapal tempur, Giuseppe Garibaldi diproyeksikan untuk misi kemanusiaan, seperti evakuasi bencana alam dan pengiriman pasukan perdamaian, berkat kapasitas angkut logistiknya yang besar.
Secara spesifikasi, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan kecepatan maksimal mencapai 30 knot. Kapal ini dilengkapi dengan dek landasan ski-jump untuk operasional pesawat jet tempur maupun helikopter, serta sistem persenjataan canggih termasuk rudal antipesawat dan torpedo.
Sebelum kapal dikirim, TNI AL dan Kementerian Pertahanan akan melakukan proses retrofit atau penyesuaian teknis agar kondisi kapal sesuai dengan kebutuhan operasional di perairan Indonesia.
Jika terealisasi, Giuseppe Garibaldi akan menjadi kapal ketiga buatan Fincantieri yang memperkuat TNI AL dalam waktu dekat, menyusul KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. (*)






