OJK Punya Bos Baru: Friderica Widyasari Langsung ‘Sikat’ Mafia Saham Gorengan

- Editor

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Konferensi Pers Penunjukan Plt. Ketua OJK Friderica Widyasari.

Hariannarasi.com, Jakarta – Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Plt) Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) menyusul pengunduran diri tiga pimpinan utama lembaga tersebut. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam keterangan persnya, Friderica mengungkapkan bahwa rapat internal Dewan Komisioner telah menyepakati langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan pasca mundurnya Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan Inarno Jayadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal).

“Kami telah memutuskan mengangkat saya, Friderica Widyasari Dewi, sebagai pejabat sementara Ketua dan juga Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK,” ujar Friderica, Sabtu (31/1).

Ia menegaskan, jabatan tersebut diemban sembari tetap menjalankan tugas definitifnya sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen.

​Selain itu, RDK juga memutuskan mengangkat Hasan Fauzi sebagai Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif, dan Bursa Karbon, merangkap jabatannya saat ini sebagai pengawas inovasi aset keuangan digital.

Komitmen Reformasi Pasar Modal

​Di tengah masa transisi ini, Friderica menekankan komitmen OJK untuk mempercepat reformasi di sektor pasar modal. Fokus utama mencakup penegakan hukum yang tegas terhadap praktik manipulasi pasar dan pengawasan terhadap influencer keuangan.

“Penguatan pengawasan dan penegakan hukum dengan segera memulai penyelidikan ‘goreng-menggoreng saham’ atau memanipulasi pasar,” tegas Friderica.

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara masif untuk memberikan efek jera.

OJK juga menyatakan dukungannya terhadap program prioritas pemerintah, termasuk penyaluran kredit untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kebijakan relaksasi kredit bagi debitur terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera.

Friderica memastikan bahwa seluruh kebijakan dan layanan OJK tetap berjalan normal demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!
Dari Kios Kecil Kini Jadi Dua Ruko! Ini Kisah Inspiratif Pengusaha Bubur Tanjung Senang Berkat Suntikan Modal KUR BRI
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi KUR dan Literasi Keuangan
Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI ke XVIII di Bandar Lampung, Tekankan Ekonomi Kerakyatan
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Senin, 6 Juli 2026 - 08:05 WIB

Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:35 WIB

Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:51 WIB

BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:20 WIB

Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!

Berita Terbaru