Gubernur Mirza Perkuat Forensik RSUDAM, Percepat Penuntasan Kasus Kriminalitas dan Kekerasan

- Editor

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Guna memutus rantai antrean layanan forensik yang selama ini menghadapi realita pahit, di mana penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak kerap berjalan lamban.  

Gubernur Lampung menakar jika masalah forensik khususnya di Lampung belum memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Saat ini, Provinsi Lampung hanya bernapas dengan empat unit fasilitas forensik, dua di RS Bhayangkara dan dua di RSUDAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka yang timpang jika dibandingkan dengan beban kasus kriminalitas dan kekerasan yang terus mengalir. “Keadilan yang tertunda adalah ketidakadilan,” tutur Mirza.

Ia menegaskan bahwa penguatan layanan forensik di RSUDAM bukan lagi sekadar rencana, melainkan keharusan agar korban mendapatkan kepastian hukum secara cepat, tepat, dan berkeadilan.

Selain urusan hukum, kesehatan preventif dan gaya hidup medis juga menjadi bidikan. RSUDAM diproyeksikan bakal naik kelas dengan menghadirkan layanan Laser-Assisted in Situ Keratomileusis (LASIK) pada tahun 2026 ini.

Sebuah langkah strategis untuk menjadikan rumah sakit plat merah ini sebagai rujukan utama kesehatan mata di Sumatra bagian selatan.

Direktur RSUDAM, dr. Imam Ghozali, mengungkapkan bahwa ambisi ini tinggal menghitung hari. Persiapan fisik ruangan dan kesiapan tenaga medis diklaim sudah mencapai titik final.

“Mata adalah investasi terbesar sepanjang hidup,” ujar Imam Ghozali seraya menegaskan komitmen bahwa RSUDAM tidak hanya ingin menjadi tempat pengobatan, tetapi juga pusat peningkatan kualitas hidup masyarakat Lampung.

Poin Utama Transformasi RSUDAM:

  • Akselerasi Forensik, penambahan personel dan alat untuk memangkas waktu tunggu visum dan pemeriksaan korban kekerasan.
  • Target Peresmian LASIK, direncanakan meluncur pada Februari 2026.
  • Modernisasi Layanan, menjawab tingginya permintaan masyarakat akan prosedur medis non-kacamata.

Dengan dua langkah besar ini, mempercepat keadilan forensik dan memodernisasi layanan mata, RSUDAM kini tengah menjadi sorotan publik untuk membuktikan bahwa pelayanan kesehatan di Lampung memang sedang bertransformasi ke arah yang lebih manusiawi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dampak Debu Vulkanik, 2.416 Warga Lampung Terserang ISPA
Gawat! Utang Obat RSUD Abdul Moeloek Tembus Rp57 Miliar, Pasokan Terancam Mandek!
Pemerintah Resmi Hapus Kelas 1 Hingga 3 BPJS Kesehatan, Beralih ke KRIS Mulai Agustus 2026
Viral di Medsos! IGD RSUDAM Bandar Lampung Tolak Pasien Kritis yang Berujung Kematian
HIV Duduki Urutan Kedua Penyakit Terbanyak di RSUD Pringsewu, Tembus 1.907 Pasien!
Ribuan Kepesertaan BPJS PBI Diputus, Warga Tanggamus Diminta Bayar Mandiri Sementara?!
Tambah Layanan Cuci Darah hingga Bedah Katarak, RSBNH Bidik Status Rumah Sakit Rujukan Utama di Lampung
Kejar Target 100 Persen, Begini Cara Tanggamus Dekatkan Akses Medis hingga ke Pelosok Pulau
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:07 WIB

Dampak Debu Vulkanik, 2.416 Warga Lampung Terserang ISPA

Selasa, 1 September 2026 - 15:31 WIB

Gawat! Utang Obat RSUD Abdul Moeloek Tembus Rp57 Miliar, Pasokan Terancam Mandek!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Pemerintah Resmi Hapus Kelas 1 Hingga 3 BPJS Kesehatan, Beralih ke KRIS Mulai Agustus 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Viral di Medsos! IGD RSUDAM Bandar Lampung Tolak Pasien Kritis yang Berujung Kematian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:11 WIB

HIV Duduki Urutan Kedua Penyakit Terbanyak di RSUD Pringsewu, Tembus 1.907 Pasien!

Berita Terbaru