Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Penantian belasan tahun ribuan tenaga honorer di Kabupaten Tanggamus akhirnya mencapai harapannya.
Diawal tahun ini, Bupati Saleh Asnawi mengukuhkan 4.193 pegawai menjadi PPPK Paruh Waktu Formasi 2025. Sebuah seremoni yang bukan sekadar urusan administrasi, melainkan pemulihan martabat bagi para pengabdi daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengangkatan besar-besaran ini menyasar tiga sektor krusial yang selama ini menjadi mesin penggerak pelayanan publik di Tanggamus:
Tenaga Teknis sebanyak 2.776 orang (Dominasi utama penggerak birokrasi), Tenaga Guru 953 orang (Garda depan pendidikan), dan Tenaga Kesehatan 464 orang (Benteng pertahanan kesehatan masyarakat).
Dalam pidatonya, Bupati Saleh Asnawi menunjukkan kejujuran politik yang jarang terjadi. Ia secara transparan mengakui tantangan finansial daerah yang memengaruhi tingkat kesejahteraan saat ini. Namun, keterbatasan itu tidak dijadikan alasan untuk kompromi terhadap integritas.
“ASN sejati diukur dari senyum masyarakat yang dilayani, bukan sekadar angka di atas kertas gaji,” tegas Saleh, dilapangan Pemkab Tanggamus, Jumat (2/1).
Ia menekankan Budaya Kerja Jalan Lurus dan nilai BerAKHLAK sebagai kompas moral bagi para abdi negara baru tersebut.
Bupati juga menitipkan pesan keras terkait tiga hal, antara lain narkoba, korupsi, dan adaptasi teknologi. Di era digital, para pegawai dituntut bekerja melampaui batas kewajaran untuk mengejar ketertinggalan daerah.
Hari ini, 4.193 putra-putri daerah pulang dengan SK di tangan. Bagi mereka, ini adalah semangat baru, sebuah kepastian status yang dibayar dengan kesabaran panjang di Bumi Begawi Jejama. (*)






