Cak Imin Usul Gubernur Ditunjuk Presiden, Ini Respon Istana

- Editor

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Surabaya – Efektivitas pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung kembali memanas. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, melontarkan wacana perombakan signifikan terhadap mekanisme demokrasi di tingkat daerah. 

Dalam pidato politiknya di Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur, pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengusulkan agar sistem pemilihan gubernur dikembalikan ke tangan presiden, sementara bupati dan wali kota dipilih melalui mekanisme perwakilan di DPRD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Usulan ini bukan tanpa alasan. Cak Imin menyoroti realitas mahalnya ongkos politik (high cost politics) dalam sistem pemilihan langsung yang berlaku saat ini. Menurutnya, besarnya biaya kontestasi kerap berbanding lurus dengan tingginya potensi korupsi di kalangan kepala daerah terpilih.

“Kewenangan gubernur tidak sebanding dengan mahalnya ongkos pilkada langsung,” ujar Cak Imin, menekankan adanya ketimpangan antara beban anggaran dan wewenang eksekutif di tingkat provinsi.

Respons Istana

Wacana yang disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto tersebut mendapat respons yang terukur dari Kepala Negara.

Presiden Prabowo menunjukkan sikap terbuka namun selektif dalam menanggapi usulan perbaikan sistem kepemiluan ini.

​Terkait pemilihan bupati dan wali kota, Presiden memberikan sinyal positif terhadap opsi pemilihan melalui DPRD. Langkah ini dinilai masuk akal sebagai upaya memangkas biaya politik yang kerap membebani calon dan partai.

Namun, Presiden Prabowo menolak tegas terkait posisi gubernur. Ia menolak gagasan penunjukan gubernur secara langsung oleh presiden.

Bagi Prabowo, langkah sentralistik tersebut dinilai kurang demokratis dan berpotensi mencederai hak rakyat dalam menentukan pemimpin wilayahnya, meskipun gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Beban APBN, DPR Evaluasi Skema Pensiun Seumur Hidup ASN
Hanya Dihadiri 28 dari 85 Anggota, Aturan Zoom Rapat Paripurna DPRD Lampung Diminta Dicabut!
Ini Ramalan Jokowi untuk PSI bisa Tembus Parlemen di 2029, Syaratnya Menohok!
Safari Politik di Lampung, Jokowi Ingatkan Kader PSI: Dekati Masyarakat Secara Konsisten, Jangan Hanya Saat Pemilu
Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu
Siap-Siap, Jokowi Bakal Keliling Lampung Akhir Juni Ini! Cek Daftar Wilayah yang Akan Dikunjungi
Dua Tahun Jabat Menteri, Kekayaan Zulhas Naik 83 Persen! Total Capai Rp59,8 Miliar
Dalam 2 Tahun, Harta Putri Zulhas Melonjak Drastis dari Rp9 M ke Rp109 M, Uwow!
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:51 WIB

Tekan Beban APBN, DPR Evaluasi Skema Pensiun Seumur Hidup ASN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Hanya Dihadiri 28 dari 85 Anggota, Aturan Zoom Rapat Paripurna DPRD Lampung Diminta Dicabut!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:24 WIB

Ini Ramalan Jokowi untuk PSI bisa Tembus Parlemen di 2029, Syaratnya Menohok!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:48 WIB

Safari Politik di Lampung, Jokowi Ingatkan Kader PSI: Dekati Masyarakat Secara Konsisten, Jangan Hanya Saat Pemilu

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:41 WIB

Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu

Berita Terbaru