PWI Lampung Gelar Diskusi Publik : Pajak Pers Tinggi, Media di Ujung Tanduk

- Editor

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kelangsungan hidup industri pers di daerah kini berada di ujung tanduk akibat himpitan regulasi fiskal yang dinilai tidak proporsional.

Isu krusial ini menjadi sorotan utama dalam Diskusi Publik berjudul “Pajak Menekan, Media Sulit Bertahan” yang digelar PWI Provinsi Lampung di Swiss-Belhotel, Jumat (21/11). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, memaparkan data yang mengkhawatirkan. Akumulasi beban pajak perusahaan pers di Indonesia mencapai 15 persen, terdiri dari PPN 11 persen, PPh 2 persen, dan pungutan lainnya.

Angka ini diklaim sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, jauh di atas Singapura (8 persen) dan Vietnam (6 persen).

​”Ilustrasi sederhananya, dari pendapatan Rp100 juta, media harus menyetor Rp15 juta ke negara. Di Lampung, nilai itu setara dengan gaji lima orang wartawan sesuai UMR. Ini menghambat kesejahteraan jurnalis dan kualitas SDM,” tegas Wira.

Menanggapi keresahan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Sekretaris Daerah, Marindo Kurniawan, membuka ruang dialog.

Mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Marindo mengakui bahwa media adalah pilar demokrasi yang tidak boleh runtuh karena tekanan finansial dan perubahan lanskap bisnis.

​”Pemerintah menyadari kondisi ini. Tanpa media yang sehat dan independen, ruang kontrol publik akan hilang. Kami mendorong adanya titik tengah agar penerimaan negara tidak mematikan keberlangsungan pers,” ujar Marindo menyampaikan pesan Gubernur.

Diskusi yang melibatkan organisasi pers (SPS, SMSI, AMSI, JMSI) dan pejabat pajak ini sepakat merumuskan rekomendasi konkret.

Usulan tersebut akan diteruskan ke Kementerian Keuangan dan KADIN Pusat, mendesak adanya kebijakan afirmatif atau insentif pajak bagi industri media yang kini tengah berjuang melawan disrupsi digital. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dituduh ‘Tukang Kakap’ di Live TikTok, Kuasa Hukum Konten Kreator Rohadi Siap Polisikan Subhi!
Hafal Seluk Beluk Pabrik, Mantan Sekuriti di Terbanggi Besar Bobol Gudang, Gasak Kabel Rp480 Juta 
Temukan 17 Hektare Lahan Terbakar, DLH Lampung Segel Perkebunan Tebu MKSO Bunga Mayang
4 Anak Buah Tertangkap dengan 116 Gram Sabu di Bumi Waras, Polisi Buru Bandar Besar ‘BLCK’!
Tragis! Tinggalkan Tiga Anak, Pedagang Somay di Tanggamus Nekat Gantung Diri
Suhu di Lampung Nyaris 40 Derajat Celcius! Ini Peringatan Keras BMKG dan IDI
Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026 Mulai 26 Oktober, Ini Sasaran Prioritasnya! 
Pria Asal Blambangan Umpu Ini Jadi DPO Polres Way Kanan, Polisi Ajak Warga Lacak Keberadaan ‘Abeng’
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Dituduh ‘Tukang Kakap’ di Live TikTok, Kuasa Hukum Konten Kreator Rohadi Siap Polisikan Subhi!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Hafal Seluk Beluk Pabrik, Mantan Sekuriti di Terbanggi Besar Bobol Gudang, Gasak Kabel Rp480 Juta 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:15 WIB

Temukan 17 Hektare Lahan Terbakar, DLH Lampung Segel Perkebunan Tebu MKSO Bunga Mayang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:25 WIB

4 Anak Buah Tertangkap dengan 116 Gram Sabu di Bumi Waras, Polisi Buru Bandar Besar ‘BLCK’!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tragis! Tinggalkan Tiga Anak, Pedagang Somay di Tanggamus Nekat Gantung Diri

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali

Minggu, 25 Okt 2026 - 04:51 WIB