Hingga Agustus 2025, Anggaran Program MBG Hanya Terealisasi 18,6 Persen dari Pagu 71 Triliun!

- Editor

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Purbaya Yudhi Sadewa, dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI mengkritik kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terkait rendahnya penyerapan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).  

Hingga Agustus 2025, realisasi anggaran MBG baru mencapai sekitar Rp13,2 triliun atau 18,6% dari pagu awal sebesar Rp71 triliun. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dibandingkan dengan pagu outlook yang mencapai Rp171 triliun, serapan anggaran ini bahkan terlihat lebih kecil dan jauh dari target yang diharapkan.

Purbaya menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dari Kepala BGN dalam menjalankan program besar tersebut. 

la menyarankan agar dilakukan konferensi pers setiap bulan untuk menjelaskan perkembangan penyerapan anggaran, termasuk kendala yang dihadapi.

“Jika realisasi penyerapan masih buruk, maka Kepala BGN harus berani menyampaikan langsung kepada publik agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya, nanti saya akan dampingi disebelahnya,” jelas Menteri Keuangan ini dengan gaya khas koboinya, beberapa waktu lalu.

Kritik tersebut mencerminkan perhatian Purbaya terhadap efektivitas pengelolaan anggaran negara, terutama untuk program prioritas. 

Ia menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dan menolak hanya puas dengan laporan formal di atas kertas. 

Dengan keterbukaan informasi dan pemantauan rutin, ia berharap penggunaan dana publik bisa lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat. (*) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Breaking News: Buntut Penggeledahan Ponpes HQ, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anak Buahnya! 
Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Picu Trauma, DPR Desak Polri Evaluasi Prosedur! 
Div Propam Mabes Polri Dalami SOP Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Minta Maaf
Digeledah Jam 3 Pagi Bersenjatakan Laras Panjang, Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Hasil Penggeledahan Ponpes
Dari Muhamadiyah hingga DPR RI Desak Kapolda Jateng Dicopot! Buntut Santriwati Usia 10 Tahun Ditodong Senjata Laras Panjang
Digerebek Jam 3 Pagi dan Ditodong Laras Panjang, 12 Santriwati dan 2 Balita Trauma, Polri Akhirnya Buka Suara
Negara Rugi, Oligarki Untung: Siapa Lindungi Bos Sawit di Singapura Dalang Karhutla?
Utang RI Capai Rp10 Ribu Triliun, Rupiah Tembus 18.124, IHSG Anjlok 5.057, Gejolak Krisis di Depan Mata?
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Breaking News: Buntut Penggeledahan Ponpes HQ, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anak Buahnya! 

Senin, 2 November 2026 - 10:08 WIB

Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Picu Trauma, DPR Desak Polri Evaluasi Prosedur! 

Senin, 2 November 2026 - 07:03 WIB

Div Propam Mabes Polri Dalami SOP Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Minta Maaf

Senin, 2 November 2026 - 06:49 WIB

Digeledah Jam 3 Pagi Bersenjatakan Laras Panjang, Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Hasil Penggeledahan Ponpes

Minggu, 1 November 2026 - 23:01 WIB

Dari Muhamadiyah hingga DPR RI Desak Kapolda Jateng Dicopot! Buntut Santriwati Usia 10 Tahun Ditodong Senjata Laras Panjang

Berita Terbaru