Prabowo Singgung PDIP : Semua Partai Ada Politik Dinasti

- Editor

Selasa, 24 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Prabowo Subianto hadiri acara deklarasi dukungan Partai Solidaritas Indonesia di Teater Jakarta.

Hariannarasi.com, Jakarta – Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto tak menepis adanya politik dinasti yang diterapkan koalisinya dalam pemilu mendatang.

Ia beranggapan jika politik dinasti sudah lumrah bahkan dilakukan oleh semua partai politik (Parpol) di Indonesia. Ia juga menilai bahwa politik dinasti tidaklah negatif, dengan alasan jika itu lumrah dalam kancah perpolitikan di Indonesia.

“Kalau kita mau jujur, semua partai politik menerapkan politik dinasti, jadi untuk pendidikan bangsa, dinasti politik itu sesuatu yang wajar dan itu tidak negatif,” jelas Prabowo Subianto saat sambangi acara deklarasi dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Teater Jakarta, Selasa (25/10).

Menurutnya, banyak pihak yang ingin menjatuhkan dirinya dan pasangannya yakni Gibran Rakabuming Raka yang diketahui anak dari Presiden Jokowi, kental dengan unsur politik dinasti.

Bahkan, ada juga yang mempermasalahkan usia yang cenderung terlalu muda untuk Gibran dan terlalu tua untuk Prabowo.

“Yang satu terlalu tua, yang satu terlalu muda, jadi yang mana yang bener? Yang bener lo aja ya, kalo Lo boleh, kalo kita gak boleh? Enak aja,” pungkasnya. (red)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’
Budi Arie Minta Maaf Terkait Video Viral Bersama Jokowi, Tegaskan Isu Pergantian Kekuasaan Murni Analisis Pribadi
Dedi Mulyadi Disebut Pindah ke PSI, Gerindra Jabar Sebut Hanya Rumor
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?

Berita Terbaru