Kacau Balau! Tingkat Pengangguran di China Makin Merajalela 

- Editor

Sabtu, 17 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Pengangguran di Tiongkok meningkat tajam dan merajalela

Hariannarasi.com, Jakarta – Perkembangan ekonomi dunia terus mengalami penurunan yang tajam, bahkan beberapa negara maju mengalami defisit neraca perdagangan. Seperti China, sebelumnya sempat mengalami penurunan tajam di sektor perdagangan dan properti nasional. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, saat ini pengangguran di China meningkat tajam dan bisa dikatakan makin merajalela. Data ini berdasarkan Biro Badan Statistik Nasional China yang merilis survei terbaru mereka.

Didapat pengangguran usia kisaran 16-25 tahun naik menjadi 21 persen, bahkan untuk tiap perkotaan yang berada di China tingkat pengangguran mencapai 5,3 persen di bulan Mei 2023.

Jubir Badan Statistik Nasional China Fu Linghui menjelaskan, bahwa beberapa prediksi perekonomian China jauh dibawah target yang ditetapkan yakni pada sektor ritel menurun kisaran menjadi 12,7 persen dari target yakni 13,6 persen.

“Perlambatan laju pertumbuhan ekonomi ini terjadi juga pada sektor industri, yang sebelumnya pemerintah menetapkan 3,6 persen hanya tercatat 3,5 persen,” jelas Fu Linghui seperti di rilis dari CNBC Internasional.

Seharusnya, pertumbuhan ekonomi menjadi penopang utamanya kata Fu. Namun ia optimistis untuk laju pertumbuhan dikuartal berikutnya.

“Diharapkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua dapat lebih cepat dari kuartal pertama,” katanya.

Iya juga memperingatkan agar semua pihak dapat responsif dalam mengahadapi tantangan globalisasi dan tekanan  internasional serta pasar domestik.

“Tekanan internasional dan tantangan domestik menjadi pemacu bagi kami, pemerintah telah menetapkan PDB sebesar 5 persen di tahun 2023,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, Beijing hanya mengalami pertumbuhan ekonomi atau PDB sebesar 3 persen di tahun 2022, anjloknya ekonomi ini diakibatkan dari penguncian kota ekonomi Sanghai dari sebagian penanganan covid. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Apa Jadinya Jika Militer Menguasai Ekonomi? Berkaca pada Kehancuran Ekonomi di 6 Negara! 
Lulus Sekolah Langsung Kuliah dan Kerja di Korea? Simak Gebrakan Baru Pemprov Lampung Ini!
Gempa M 7,5 Guncang Venezuela, USGS Prediksi Korban Tewas Hingga 100 Ribu Jiwa
Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026
Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:17 WIB

Apa Jadinya Jika Militer Menguasai Ekonomi? Berkaca pada Kehancuran Ekonomi di 6 Negara! 

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:07 WIB

Lulus Sekolah Langsung Kuliah dan Kerja di Korea? Simak Gebrakan Baru Pemprov Lampung Ini!

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:38 WIB

Gempa M 7,5 Guncang Venezuela, USGS Prediksi Korban Tewas Hingga 100 Ribu Jiwa

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:07 WIB

Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:59 WIB

Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Senin, 27 Jul 2026 - 12:11 WIB