DPRD Lampung: Penindakan Rokok Ilegal Jangan Hanya Menyasar Pengecer di Hilir

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyoroti masih maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Lampung.

Anggota Komisi II DPRD Lampung, Lesty Putri Utami, mendesak aparat penegak hukum dan pihak berwenang untuk melakukan penindakan tegas hingga ke tingkat produsen atau hulu, bukan hanya di tingkat pengecer, Kamis (22/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kritik ini muncul seiring dengan pengamatan bahwa rokok tanpa pita cukai resmi masih tumbuh subur dan mudah ditemukan di tengah masyarakat, yang berdampak pada kerugian pendapatan negara.

DPRD meminta Bea Cukai dan kepolisian tidak hanya merazia warung-warung kecil (hilir), tetapi juga melacak jalur distribusi besar dan lokasi produksi (hulu) untuk memutus rantai peredaran secara permanen.

Peredaran rokok ilegal disebut mengurangi potensi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang seharusnya bisa digunakan untuk pembiayaan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Lampung.

Mengingat posisi Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera, DPRD mendesak pengetatan pengawasan di pelabuhan dan jalur lintas darat yang sering menjadi perlintasan distribusi rokok ilegal.

Selain penindakan, pemerintah diminta lebih masif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan kerugian mengonsumsi rokok ilegal dari sisi kesehatan maupun hukum.

“Jika hanya pengecer yang ditindak, maka rokok ilegal akan terus muncul karena sumbernya tidak ditutup. Kita butuh aksi nyata di jalur distribusi besar agar ada efek jera bagi para mafia rokok ilegal,” tegas Lesty.

DPRD Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengawal isu ini guna memastikan iklim usaha yang sehat bagi industri rokok legal yang telah memberikan kontribusi pajak bagi negara dan daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Putra Purbaya Buka Suara Usai Sang Ayah Dicopot: Kerja Nonstop, Ngurusin Bawahan Korup!
AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!
Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!
Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 04:01 WIB

Putra Purbaya Buka Suara Usai Sang Ayah Dicopot: Kerja Nonstop, Ngurusin Bawahan Korup!

Kamis, 10 September 2026 - 12:26 WIB

AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!

Jumat, 4 September 2026 - 13:52 WIB

Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Keciduk di Hotel Bandar Lampung, Oknum TNI Yon TP 848 Gasak Istri Teman!

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:00 WIB