Kebakaran Hebat di TN Way Kambas Hanguskan Lahan 2.685 Hektare, Sengaja Dibakar?!

- Editor

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, selama dua hari berturut-turut pada 25–26 Januari 2026. 

Berdasarkan data Balai TNWK, total luas lahan yang terdampak mencapai 2.685,43 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Humas Balai TNWK, Nandri Yulianto, mengonfirmasi bahwa api merambat dengan cepat dan berdampak parah pada lima resort di wilayah konservasi tersebut.

“Total ada sekitar lima resort yang terdampak cukup parah akibat rembetan api permukaan,” ujar Nandri beberapa waktu lalu.

Kronologi dan Sebaran Titik Api

Kebakaran terdeteksi di beberapa titik strategis. Titik pertama muncul di Simpang Roden, Resor Rawa Bunder, dengan luas area terbakar 107,06 hektare.

Titik kedua berada di Simpang 3 Sartam yang mencakup Resort Susukan Baru dan RPTN Toto Projo seluas 271,99 hektare.

​Dampak paling signifikan terjadi di wilayah SPTN II Bungur, di mana api menghanguskan lebih dari 2.000 hektare lahan yang meliputi:

1. RPTN Rantau Jaya: 1.236,53 hektare (terbagi dalam dua blok).

2. RPTN Umbul Salam: 792,43 hektare.

Api dilaporkan mendominasi area alang-alang dan semak belukar yang mengering. Selain vegetasi bawah, sejumlah tegakan pohon penting seperti sengganen, sempu, dan puspa juga turut terdampak dalam insiden ini.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan telah berhasil melakukan pemadaman di lokasi-lokasi terdampak untuk mencegah meluasnya api ke area hutan inti.

Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan, pihak Balai TNWK mengungkapkan adanya kecurigaan kuat terkait unsur kesengajaan. Hal ini didasari oleh kondisi cuaca yang saat ini masih berada dalam musim penghujan.

“Masih belum bisa dipastikan penyebabnya, tetapi melihat kondisi cuaca yang sedang musim hujan, tidak menutup kemungkinan ada unsur kesengajaan,” ujar Zaidi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Konflik Gajah Liar, Menhut dan Gubernur Lampung Tinjau Fasilitas Mitigasi di Way Kambas
Masuk Perkebunan Perusahaan, Tapir Langka di Mesuji Berhasil Dievakuasi!
Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri
Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap
Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung
Buron 14 Hari Dikejar Polisi, Pelaku Penembakan Sabung Ayam di Mesuji Akhirnya Menyerah, Terancam Pasal Berlapis!
Diberi Tumpangan, Pria Pengangguran Asal Lamsel Ini Malah Gasak Uang Tuan Rumah Rp40 Juta, Habis Buat Judol!
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual dan Janji Nikah, Oknum Pejabat BUMN Dilaporkan ke Polda Lampung
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:57 WIB

Tekan Konflik Gajah Liar, Menhut dan Gubernur Lampung Tinjau Fasilitas Mitigasi di Way Kambas

Minggu, 20 September 2026 - 14:38 WIB

Masuk Perkebunan Perusahaan, Tapir Langka di Mesuji Berhasil Dievakuasi!

Minggu, 20 September 2026 - 12:04 WIB

Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap

Minggu, 20 September 2026 - 11:02 WIB

Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung

Berita Terbaru