Bukan Korban! Ketua OJK Sebut WNI Pekerja Scam di Kamboja Sebagai Pelaku Kriminal

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam perusahaan online scam di Kamboja merupakan pelaku tindak kriminal, bukan sekadar korban. 

Pernyataan tersebut disampaikan Mahendra dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin (22/1). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kekeliruan persepsi publik yang sering kali melabeli para pekerja tersebut sepenuhnya sebagai korban. “Mereka ini scammer, jadi mereka ini kriminal. Mereka menjadi bagian yang melakukan operasi untuk scamming,” tegas Mahendra.

Mahendra menyayangkan adanya fenomena di mana para pekerja tersebut disambut kembali ke tanah air layaknya pahlawan atau korban murni.

Menurutnya, keterlibatan mereka dalam operasional penipuan daring tersebut sudah cukup menjadi bukti peran mereka sebagai bagian dari sindikat.

​”Sebab kadang-kadang kita keliru, sempat mereka disambut kembali sebagai pahlawan dan korban, padahal mereka scammer. Apakah dengan kesadaran atau tidak, buktinya ya itu (mereka melakukan operasi),” tambahnya.

Penegasan ini muncul di tengah maraknya kasus perdagangan orang yang berkedok tawaran kerja di luar negeri, namun berujung pada penempatan di pusat-pusat penipuan daring internasional. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru