Tak Ada Tanda Peringatan dan Minimnya Petugas Pengawasan, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Air Terjun Way Lalaan!

- Editor

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Keceriaan libur Tahun Baru yang seharusnya penuh tawa berubah menjadi duka mendalam di objek wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus. Pada Kamis (1/1) sore, dua orang anak dilaporkan tewas tenggelam setelah terseret arus deras di lokasi wisata tersebut. 

Insiden memilukan yang merenggut nyawa David (9) dan Desna (10) ini menjadi tamparan keras bagi aspek keselamatan pariwisata dan pentingnya pengawasan orang tua di area berisiko tinggi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, rombongan keluarga korban tiba di lokasi wisata sekitar pukul 14.30 WIB menggunakan angkutan umum (angkot).

Tanpa membuang waktu, kedua korban langsung menceburkan diri untuk berenang di aliran sungai air terjun. Sayangnya, euforia liburan membuat pihak keluarga lengah dan luput memperhatikan aktivitas anak-anak tersebut di dalam air.

​Malapetaka terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Salah seorang pengunjung melihat kedua bocah tersebut timbul tenggelam berjuang melawan arus. Saksi mata segera berteriak meminta pertolongan kepada Hanizar (50), seorang pedagang makanan yang lapaknya berada tepat di sisi lokasi kejadian.

​Tanpa pikir panjang, Hanizar dibantu oleh Wahyuni (51), petugas pengawas setempat, terjun ke dalam air untuk melakukan penyelamatan.

Korban berhasil diangkat dari kedalaman air, namun kondisinya sudah tidak sadarkan diri saat dibawa ke daratan,” ungkap salah satu saksi di lokasi.

​Meski upaya pertolongan pertama telah dilakukan di lokasi, takdir berkata lain. Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Batin Mangunang untuk penanganan medis lebih lanjut. Namun, tim medis menyatakan kedua nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.

​Hasil visum luar dari pihak rumah sakit mengonfirmasi penyebab kematian adalah masuknya air dalam jumlah banyak ke rongga paru-paru, yang menyebabkan gagal napas (asfiksia).

​Diketahui, lokasi tenggelamnya korban memiliki kedalaman sekitar 2 meter dengan arus yang cukup deras. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya bagi anak-anak, terlebih minimnya rambu peringatan kedalaman air di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Identitas Korban

Dua korban dalam peristiwa nahas ini adalah warga Kecamatan Kota Agung Barat, David (9), Laki-laki, warga Pekon Belu. Desna (10), Perempuan, warga Pekon Talagening.

Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Fakta di lapangan menunjukkan adanya unsur kelalaian, baik dari sisi pendampingan keluarga maupun manajemen risiko pengelola wisata.

Tak adanya tanda peringatan bahaya yang memadai di zona air dalam, serta kurangnya pengawasan ketat terhadap pengunjung anak-anak, menjadi kombinasi fatal di hari libur yang padat pengunjung.

Aparat terkait telah mendatangi lokasi, memintai keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan pengelola agar segera memasang rambu larangan atau peringatan demi mencegah terulangnya tragedi serupa. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terjun ke dalam Sumur, Duda di Lamsel Diduga Depresi Karena Kebelet Nikah
Seminggu Dicari Tak Kunjung Ketemu, Tim SAR Hentikan Pencarian Nelayan Kalianda, Resmi Dinyatakan Hilang!
Dulu Terisolir! Bupati Tanggamus dan TMMD Buka Akses Jalan Sepanjang 2,5 Km di Kalimiring
Mesuji Membara! Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid, Polda Lampung: Situasi Berangsur Kondusif
Terciduk! Asyik Dulang Emas Ilegal di Baradatu, 6 Penambang Luar Daerah Digulung Polres Way Kanan
Warga Adat Demo di Kantor Kecamatan, KDMP di Kotaagung Barat Dituding Bangun di Atas Tanah Rakyat!
Miris! Jalanan Hancur Lebur, Protokol Lambar Siapkan Rp880 Juta Cuma Buat Perjalanan Dinas!
Minim Perhatian, Warga Panca Warna Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:55 WIB

Terjun ke dalam Sumur, Duda di Lamsel Diduga Depresi Karena Kebelet Nikah

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:18 WIB

Seminggu Dicari Tak Kunjung Ketemu, Tim SAR Hentikan Pencarian Nelayan Kalianda, Resmi Dinyatakan Hilang!

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:02 WIB

Dulu Terisolir! Bupati Tanggamus dan TMMD Buka Akses Jalan Sepanjang 2,5 Km di Kalimiring

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:13 WIB

Mesuji Membara! Massa Bakar Ponpes Nurul Jadid, Polda Lampung: Situasi Berangsur Kondusif

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:57 WIB

Terciduk! Asyik Dulang Emas Ilegal di Baradatu, 6 Penambang Luar Daerah Digulung Polres Way Kanan

Berita Terbaru