Caption : ist
Hariannarasi.com, Waykanan – Ditengah hiruk-pikuk persiapan pergantian tahun yang kerap dibarengi dengan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kotabumi kembali membuktikan bahwa jati diri mereka sebagai “Bank Rakyat” bukan sekadar slogan.
Melalui aksi nyata di lapangan, BRI menyapa warga Kampung Mesir Ilir, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, dengan penyaluran paket sembako gratis, Minggu (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah sosial ini bukan hanya soal distribusi logistik semata, melainkan sebuah pesan kepedulian. Paket-paket yang berisi beras, minyak goreng, sarden, gula, hingga mi instan tersebut hadir sebagai oase bagi warga kurang mampu yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan dapur mereka.
Kepala Cabang BRI Kotabumi, I Nengah Budi Harsane, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari komitmen institusinya untuk tidak berjarak dengan masyarakat. Menurutnya, eksistensi BRI harus memberikan manfaat yang menyentuh langsung akar rumput.
“Kami ingin memastikan bahwa BRI senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata. Ini adalah upaya memperkuat ikatan emosional serta branding kami sebagai bank yang peduli dan melekat di hati rakyat,” ujar I Nengah.
Aksi di Way Kanan ini nyatanya merupakan bagian dari rangkaian panjang napas sosial BRI dalam menyambut hari jadinya yang ke-130. Sebelumnya, pada pertengahan Desember lalu, semangat berbagi ini juga telah menjangkau Kabupaten Lampung Utara.
Tercatat pada 13 Desember 2025, bantuan serupa telah menyasar dua pondok pesantren dan sebuah gereja. Inklusivitas bantuan ini menunjukkan bahwa misi kemanusiaan yang diusung BRI bersifat universal, melintasi batas-batas sosial demi satu tujuan: kesejahteraan bersama.
Dengan konsistensi menjalankan program tanggung jawab sosial semacam ini, BRI tidak hanya berperan sebagai penggerak roda ekonomi, tetapi juga menjadi pilar penyangga sosial di daerah.
Harapannya, langkah kecil di penghujung tahun ini mampu memantik semangat baru bagi masyarakat untuk menatap tahun yang akan datang. (*)






