BNPB: Total Rp 51,82 T untuk Rekonstruksi Tiga Provinsi Terdampak Bencana

- Editor

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. Antara)

Hariannarasi.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajukan estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp 51,82 triliun untuk membiayai program pembangunan kembali (rekonstruksi) dan pemulihan pascabencana di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Estimasi kebutuhan dana yang terbilang fantastis ini disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Suharyanto, kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Penanganan dan Pemulihan Bencana, yang digelar pada Minggu malam (7/12). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara nasional, Bapak Presiden, dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan penjumlahan yang telah dilakukan, dari tiga provinsi, estimasi dana yang diperlukan adalah sekian, Rp 51,82 triliun,” lapor Suharyanto ke Presiden.

Aceh, Provinsi dengan Kebutuhan Terbesar

Dari total anggaran tersebut, Provinsi Aceh mendominasi dengan kebutuhan pemulihan terbesar, mencapai Rp 25,41 triliun.

Data BNPB mencatat kerusakan parah melanda sektor permukiman di Aceh, di mana sekitar 37.546 rumah warga dilaporkan mengalami rusak berat, bahkan hilang tersapu oleh terjangan banjir bandang.

Anggaran jumbo ini tidak hanya dialokasikan untuk perbaikan rumah, tetapi juga mencakup pemulihan infrastruktur vital seperti jembatan, jalan, fasilitas pendidikan (sekolah dan pondok pesantren), fasilitas kesehatan (rumah sakit dan puskesmas), hingga tempat ibibadah

Selain itu, kerugian signifikan juga dialami sektor ekonomi, mencakup lahan pertanian, ternak, sawah, kebun, tambak, serta perkantoran.

“Kami berkoordinasi dengan Kementerian PU, tadi dari Bapak Menteri PU khusus untuk Aceh saja, pemulihan sampai dengan saat ini kondisi seperti semula membutuhkan anggaran Rp 25,41 triliun,” tegas Suharyanto.

Sumatera Barat dan Sumatera Utara Menyusul

Dua provinsi lain juga membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit. Provinsi Sumatera Barat diperkirakan membutuhkan Rp 13,52 triliun untuk program pemulihan dan rekonstruksi. Sementara itu, estimasi kebutuhan dana untuk Sumatera Utara berada di kisaran Rp 12,88 triliun.

Keputusan akhir mengenai alokasi dan sumber dana triliunan rupiah ini kini berada di tangan pemerintah pusat, yang harus segera merumuskan langkah strategis untuk memulihkan kembali kondisi sosial dan ekonomi di wilayah-wilayah terdampak bencana tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun
Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya
Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini
Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong
Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!
Menko Yusril Perintahkan Usut Terbuka Temuan Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong
Ombudsman Temukan Miras dan Fasilitas Mewah Napi, Lapas Cibinong Bantah, Tegaskan ‘Fasilitas Apartemen’ adalah Rumdis
Satu Jenazah Rombongan Kapal Jurnalis Ditemukan, Terbawa Arus Hingga ke Bengkulu
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:35 WIB

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun

Minggu, 27 September 2026 - 09:16 WIB

Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:12 WIB

Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini

Jumat, 25 September 2026 - 08:55 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 15:20 WIB

Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!

Berita Terbaru