Braaaak! Dua Pelajar Tewas di Gunung Alip, Tabrak Kendaraan Antre BBM

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tragis yang merenggut nyawa dua pelajar SMKN 1 Talang Padang, Afan Pratama dan Zenmi Riyansyah, di depan SPBU Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip, Rabu (6/8). 

Ini adalah gambaran nyata dari kelalaian yang dibiarkan, pengawasan yang lemah, dan sistem pelayanan publik yang gagal menjamin keselamatan warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa maut itu terjadi saat sepeda motor yang dikendarai kedua korban bersenggolan dengan kendaraan lain yang hendak mengantre BBM, sebelum akhirnya terpental ke bawah mobil box yang juga sedang mengantre di SPBU tersebut.

Mirisnya, kejadian ini berlangsung di jalan umum yang setiap hari dilalui oleh warga, pelajar, dan pengendara.

Namun jalan tersebut telah lama berubah fungsi menjadi jalur antrean kendaraan SPBU yang tidak tertib, tanpa pengaturan, tanpa petugas, tanpa rambu, dan tanpa tanggung jawab.

Warga sekitar tentu tidak asing dengan pemandangan antrean semrawut di SPBU Banjar Negeri. Mobil dan motor mengular hingga ke badan jalan.

Arus lalu lintas menyempit, resiko kecelakaan tinggi. Tapi semua itu dibiarkan terjadi seolah-olah tidak ada yang melihat, atau pura-pura tidak peduli.

Kematian Afan dan Zenmi adalah bukti betapa rendahnya nilai keselamatan warga di mata sistem, tidak ada standar operasional pengelolaan SPBU yang diterapkan. Tidak ada zona aman dan tidak ada pengawasan.

Dan ironisnya, hingga hari ini, pihak SPBU Banjar Negeri belum menunjukkan empati, apalagi tanggung jawab moral.

Tak ada ucapan duka, tak ada kunjungan ke rumah korban, seolah tragedi itu terjadi jauh dari mereka padahal berlangsung tepat di depan mata.

Tragedi ini adalah alarm keras. Jalan umum bukan milik SPBU. Keselamatan rakyat tidak boleh dikorbankan demi kelancaran distribusi BBM.

Dan negara melalui pemerintah daerah, kepolisian, serta dinas terkait diharapkan dapat segera mengambil sikap tegas atas pelanggaran yang nyata-nyata telah membahayakan jiwa warganya.

Jika kasus ini dibiarkan berlalu begitu saja tanpa ada tindakan nyata, maka bukan mustahil daftar korban akan terus bertambah, saat itu terjadi, bukan lagi kelalaian.

Tapi kejahatan diam-diam terhadap keselamatan publik, negara tidak boleh kalah oleh kesemrawutan. Dan rakyat tidak boleh terus jadi korban dari sistem yang abai. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tragis! Tinggalkan Istri dan 2 Anak, Pedagang Somay di Tanggamus Nekat Gantung Diri
Suhu di Lampung Nyaris 40 Derajat Celcius! Ini Peringatan Keras BMKG dan IDI
Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026 Mulai 26 Oktober, Ini Sasaran Prioritasnya! 
Pria Asal Blambangan Umpu Ini Jadi DPO Polres Way Kanan, Polisi Ajak Warga Lacak Keberadaan ‘Abeng’
Terkuak! Bukan Gegara Kritik Pejabat, Ini Alasan Konten Kreator Rohadi Dijemput Paksa Polisi, Keluarga Pelapor Buka Suara!
Karma Instan! Gondol Gadget di Pringsewu, Residivis Disabilitas Ini Patah Tulang Saat Dikejar Polisi
Dituduh Bunuh Itik, Bocah 9 Tahun di Way Kanan Dicekik dan Diceburkan ke Kolam, Rekaman Video Malah Dikirim ke Ibu Korban!
Diduga Gegara Puntung Rokok, 1,5 Ha Lahan di Batu Tegi Tanggamus Ludes Terbakar! 
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tragis! Tinggalkan Istri dan 2 Anak, Pedagang Somay di Tanggamus Nekat Gantung Diri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Suhu di Lampung Nyaris 40 Derajat Celcius! Ini Peringatan Keras BMKG dan IDI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026 Mulai 26 Oktober, Ini Sasaran Prioritasnya! 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Pria Asal Blambangan Umpu Ini Jadi DPO Polres Way Kanan, Polisi Ajak Warga Lacak Keberadaan ‘Abeng’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Terkuak! Bukan Gegara Kritik Pejabat, Ini Alasan Konten Kreator Rohadi Dijemput Paksa Polisi, Keluarga Pelapor Buka Suara!

Berita Terbaru