Caption : ist (Dok. Adpim Diskominfotik Provinsi Lampung)
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Moda transportasi publik kini mulai diminati di berbagai kota besar di Indonesia, contohnya saja di Kota Bandar Lampung, Perusahaan Umum (Perum) Damri ini tampaknya mulai berbenah untuk merebut hati masyarakat.
Buktinya saja, perusahaan bis tertua ini meluncurkan 26 bis baru dengan semua fasilitasnya agar para penumpang nyaman berada di bis ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selasa (6/8) kemarin, Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan Dirut Perum Damri Setia N. Milatia Moemin meresmikan Fasilitas Ruang Tunggu Damri Stasiun Tanjung Karang, di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung.
Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita peresmian ruang tunggu, lalu dilakukan pemecahan kendi kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bus.
“Selamat atas launching ruang tunggu baru dan 26 unit bus Damri. Semoga lancar dan sukses untuk operasional Damri. Saya mendukung penuh Damri. Semoga Damri semakin banyak kontribusinya untuk Lampung,” kata dia.
Samsudin menuturkan ke depan perlu adanya angkutan Damri khusus, yakni Damri wisata. Hal ini sebagai upaya dalam menarik, meningkatkan, dan memudahkan wisatawan ke Lampung.
Selain itu, Samsudin juga menginginkan Damri turut mendukung pembangunan kembali kota Baru melalui rute bus menuju Kota Baru. “Saya ingin Damri memiliki rute menuju Kota Baru,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin menyampaikan singkatan dari DAMRI yakni Dreaming, Akselerasi, Mapping, Reform, Integrating.
Pertama, Dreaming. Damri harus memiliki mimpi untuk melayani sebaik mungkin.
Akselerasi, Damri harus menjadi pusat moda percepatan pertumbuhan ekonomi.
Kemudian, Mapping. harapannya Damri memiliki rute ke tempat wisata dan ke Kota Baru, serta Mapping baru lainnya, khususnya untuk mengembangkan Provinsi Lampung.
Reform, yakni membangun paradigma baru untuk Damri, melakukan perubahan menjadi lebih baik dan terintegrasi, “Bagaimana Damri itu bisa menghubungkan semua moda transportasi yang ada.l,” ucapnya.
Senada, Dirut Perum Damri Setia N. Milatia Moemin menyampaikan bahwa penambahan armada dan peresmian ruang tunggu ini sebagai langkah inovasi dan pengembangan untuk menjamin kenyamanan penumpang.
Adapun penambahan 26 armada baru ini dilakukan bertahap sejak April 2024 yang terdiri dari 14 bus Royale Class dan 12 Eksekutif.
Dengan fasilitas itu, Setia N. Milatia Moemin berharap penumpang dapat merasakan pengalaman perjalanan baru dengan armada Damri.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan animo masyarakat Lampung terhadap Damri. Semoga armada baru ini mendukung aktivitas warga Lampung dalam bepergian,” ujar Setia. (*)






