Dukung Program Desa Nusantara 2024, Samsudin Lepas 55 Mahasiswa Terapkan Kebijakan Merdeka Belajar

- Editor

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pelepasan ini ditandai dengan Pemakaian Rompi kepada Mahasiswa oleh Pj. Gubernur Lampung Samsudin. 

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Pj Gubernur Samsudin mengucapkan selamat datang kepada Peserta Program Perguruan Tinggi Membangun Desa di Nusantara Tahun 2024 di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa sangat terhormat dan bangga dapat menjadi tuan rumah untuk program yang luar biasa ini, yang diikuti oleh Perguruan Tinggi di Indonesia, saya juga merasa sangat bangga dan bersyukur karena program ini akan dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus. Kita juga terbuka untuk menerima program kegiatan ini di 14 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung,” ujar Samsudin.

Samsudin berharap kegiatan berjalan lancar dan sukses. Dia menjelaskan bahwa Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen untuk mendukung implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk mengintegrasikan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan di desa.

“Adik-adik semua adalah bagian penting dari perubahan ini dan inovasi yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat desa. Saya percaya bahwa kehadiran kalian di sini akan memberikan kontribusi yang berarti dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa, khususnya di Kabupaten Tanggamus,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Samsudin berpesan untuk menjaga etika. Apa yang belum baik dibantu agar menjadi lebih baik lagi. “Tinggal kesan yang baik dan luar biasa di desa itu,” ujarnya.

Pj. Gubernur Samsudin menuturkan pembangunan desa adalah salah satu fokus utama dalam strategi pembangunan perdesaan yang kami dorong secara berkelanjutan. Ia memahami bahwa desa adalah tulang punggung perekonomian dan sosial masyarakat.

“Alhamdulillah, dari total 2.446 desa yang ada di provinsi ini, saat ini tidak ada lagi desa yang berstatus ‘sangat tertinggal’. Sebagian besar desa kita sudah mengalami kemajuan signifikan, dengan status ‘berkembang’, ‘maju’ dan bahkan ‘mandiri’ Tahun 2024 ini Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan 100 persen desa di Provinsi Lampung menerapkan program Smart Village atau desa pintar,” kata Pj. Gubernur Samsudin.

Samsudin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada LLDIKTI Wilayah IV yang telah menginisiasi program ini, serta kepada LLDIKTI Wilayah II, Universitas Bandar Lampung, dan STKIP PGRI Lampung atas kerjasama dan kontribusinya.

“Kerja sama ini mencerminkan semangat sinergi antara dunia akademik dan praktis, serta komitmen kita untuk menciptakan dampak positif yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Samsuri melaporkan bahwa Pilot project Program Perguruan Tinggi Mandiri Serentak Membangun Desa di Nusantara Tahun 2024 dilaksanakan di 3 tempat, yaitu Lampung, Bangka Belitung, dan Riau.

Untuk di Provinsi Lampung, jelas Samsuri, terdapat sebanyak 55 Mahasiswa yang akan belajar bersama-sama masyarakat di empat atau lima desa di Wilayah Tanggamus.
“Ke-55 Mahasiswa tersebut berasal dari 2 (dua) Perguruan Tinggi dari Lampung yaitu Universitas Bandar Lampung dan STKIP Bandar Lampung, serta 21 Perguruan Tinggi dari Wilayah Jawa Barat dan Banten,” ujarnya.

Ia berharap Pj. Gubernur Lampung Samsudin dapat memberikan arahan dan dasar apa yang harus diperhatikan adik-adik Mahasiswa untuk terjun ke masyarakat.
“Melalui kesempatan yang ada ini, kepada Mahasiswa, diharapkan mampu memanfaatkan untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi,” harapnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!
Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur
Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:55 WIB

835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Berita Terbaru