Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Pesawaran – Satuan Brimob Polda Lampung mengerahkan 100 personel untuk mendukung Direktorat Reserse Narkoba dalam penggerebekan sarang narkoba di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (7/11/2026).
Operasi menyasar dua titik yang diduga menjadi pusat peredaran gelap narkotika, yakni Kampung Gunung Sugih Baru dan Kampung Kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi dimulai sejak pagi dengan apel kesiapsiagaan yang dipimpin Karo Ops Polda Lampung, Kombes Pol Muhammad Anggi Naulifar Siregar, didampingi Dir Resnarkoba Kombes Pol Dodi Suryadin dan Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha.
Di bawah komando Danden Gegana Kompol Dr Moch Sonep, personel gabungan yang terdiri dari Detasemen Gegana, Batalyon A Pelopor, dan Intel Satbrimob bergerak menuju lokasi dengan perlengkapan taktis lengkap, mulai dari senjata api bahu hingga kendaraan rantis tipe Wolf dan PJJ.
Dari hasil penyisiran yang berlangsung hingga tengah hari, tim gabungan menyita belasan unit alat hisap sabu (bong), puluhan unit telepon genggam, puluhan bundel plastik klip siap pakai, serta tiga buah timbangan digital.
Selain itu, petugas juga menemukan enam bilah senjata tajam, satu unit airsoft gun, dan dua butir selongsong amunisi.
Pantauan di media sosial pada hari yang sama memperlihatkan konvoi panjang bus dan truk polisi, kendaraan lapis baja Brimob, serta puluhan petugas bersenjata laras panjang yang menyisir permukiman di Gunung Sugih Baru.
Sejumlah video yang beredar menyebut operasi tersebut sebagai operasi gabungan Polda Lampung dan BNN.
Perlu ditegaskan, lokasi penggerebekan hari ini adalah Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, bukan Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah. Kedua wilayah memiliki nama yang mirip sehingga kerap tertukar dalam perbincangan warga di media sosial.
Hingga rilis resmi Brimob diterbitkan Sabtu siang, belum disebutkan jumlah tersangka yang ditangkap dalam operasi hari ini.
Hal ini berbeda dengan operasi di lokasi yang sama pada 7 November 2025, ketika tim gabungan BNN Provinsi Lampung mengamankan empat orang yang hasil tes urinenya positif narkotika.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana Kompol Dr Moch Sonep menyatakan, kehadiran personel Brimob dalam operasi ini untuk memastikan seluruh tahapan penindakan oleh Dit Resnarkoba berjalan aman.
“Setiap personel diinstruksikan mengedepankan profesionalisme dan meminimalkan risiko gangguan keamanan selama proses hukum berlangsung,” jelasnya.
Kegiatan berakhir dengan situasi tetap kondusif. Seluruh personel kembali ke markas komando setelah melaksanakan apel konsolidasi.
Polda Lampung menyatakan, pengawasan dan penindakan serupa akan terus ditingkatkan untuk memutus rantai peredaran narkoba di tingkat pedesaan. (*)






