Dari Petani Menjadi Pemilik Dua Pabrik Beras! Ini Kisah Sumarno dari Candipuro Lamsel

- Editor

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, nama Sumarno kini dikenal bukan lagi sekadar sebagai petani. Ia adalah pemilik CV Razana Beras, sebuah usaha yang kini ditopang oleh dua pabrik beras.

Perjalanan tim BRI ke sana, pada Jumat (6/11/2026) memperlihatkan usaha pabrik beras yang dibangun Sumarno berbuah manis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan itu tidak dimulai dari gedung besar atau modal besar. Ia dimulai dari sawah, dari pengalaman panjang sebagai petani beras yang memahami betul bagaimana gabah diolah, bagaimana harga bergerak, dan bagaimana pasar bekerja.

Berbekal pengalaman itu, Sumarno memberanikan diri melangkah lebih jauh. Ia mulai merambah usaha jual beli beras. Pada awalnya, usaha tersebut dijalankan secara kecil kecilan.

Tidak ada jaminan berhasil, yang ada hanya kemauan untuk mencoba dan ketekunan untuk terus belajar dari setiap musim panen dan setiap transaksi.

Perlahan, usaha kecil itu tumbuh. Sumarno belajar membaca peluang pasar, mengatur arus barang, menjaga kualitas beras, dan membangun kepercayaan pelanggan.

Dari aktivitas jual beli yang sederhana, usahanya mulai membutuhkan kapasitas produksi yang lebih besar. Kebutuhan itulah yang kemudian membawanya pada keputusan untuk membangun pabrik.

Kini, dua pabrik beras berdiri sebagai penanda perjalanan panjang tersebut. Pabrik itu bukan sekadar tempat produksi, melainkan bukti bahwa usaha yang dimulai dari skala kecil bisa tumbuh menjadi bisnis yang lebih besar apabila dikelola dengan tekun, direncanakan dengan baik, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Dalam perjalanan itu, ada satu titik penting yang mengubah laju usahanya: akses pembiayaan. Melalui BRI Kantor Cabang Kalianda, Sumarno memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pengembangan usaha pabrik beras yang dikelolanya.

Bagi pelaku usaha di sektor pertanian dan pengolahan hasil pertanian, pembiayaan bukan hanya soal angka. Ia adalah kesempatan untuk menambah kapasitas, memperkuat rantai pasok, dan memperluas jangkauan pasar.

Di Lampung Selatan, sektor ini memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

BRI Kantor Cabang Kalianda yang dipimpin Winoto menjadi mitra dalam proses pengembangan tersebut.

Dukungan pembiayaan itu menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan usaha produktif di wilayah Lampung Selatan, khususnya bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang pertanian dan perdagangan hasil bumi.

Kisah Sumarno pun kini menjadi cerita yang sering dibagikan di lingkungannya. Bukan karena ia tiba tiba sukses, tetapi karena ia membuktikan bahwa memulai dari kecil bukan alasan untuk berhenti bermimpi besar.

Kerja keras, ketekunan, pengelolaan usaha yang baik, dan pemanfaatan akses pembiayaan secara bijak menjadi kombinasi yang membawanya sampai ke titik ini.

Keberhasilan CV Razana Beras juga menggambarkan potensi besar yang dimiliki Lampung Selatan.

Dari desa yang akrab dengan pertanian, lahir usaha pengolahan yang mampu memberi nilai tambah, membuka aktivitas ekonomi baru, dan memperkuat ekosistem bisnis lokal.

Dari seorang petani yang memulai usaha jual beli beras secara sederhana, Sumarno kini berdiri sebagai contoh nyata semangat kewirausahaan lokal. Sebuah perjalanan yang terus bertumbuh, bersama dukungan akses keuangan yang tepat pada waktunya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Perempuan Masih Bertali Pusar Ditemukan Warga Pesawaran
Berbulan-bulan Diburu, Dua Curanmor Spesialis Parkiran Hotel di Bandar Lampung Akhirnya Diringkus!
Ratusan Personel Brimob Serbu Gunung Sugih Baru dan Kampung Kejadian, Sarang Narkoba di Pesawaran Diobrak-abrik!
Cicilan Macet, 5 Bus Jaminan Malah Dijual Rp5,78 Miliar, Polda Lampung Turun Tangan!
Tambang Batu Ilegal di Way Ratai Digerebek, 2 Excavator Disita dan Lokasi Disegel!
Kabel Pompa Air Dicuri, Pabrik Nanas GGP PG4 Berhenti Total, Polisi Ciduk 4 Pekerja di Lampung Timur
Lagi Hunting Cari Mangsa, Polisi Tembak Residivis Curanmor di Tanggamus
Ayah Tiri di Lampura Diciduk Polisi, Cabuli Anak Tiri Sejak Kelas 5 SD!
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:49 WIB

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Perempuan Masih Bertali Pusar Ditemukan Warga Pesawaran

Sabtu, 7 November 2026 - 10:46 WIB

Berbulan-bulan Diburu, Dua Curanmor Spesialis Parkiran Hotel di Bandar Lampung Akhirnya Diringkus!

Sabtu, 7 November 2026 - 08:21 WIB

Ratusan Personel Brimob Serbu Gunung Sugih Baru dan Kampung Kejadian, Sarang Narkoba di Pesawaran Diobrak-abrik!

Sabtu, 7 November 2026 - 06:26 WIB

Cicilan Macet, 5 Bus Jaminan Malah Dijual Rp5,78 Miliar, Polda Lampung Turun Tangan!

Sabtu, 7 November 2026 - 06:22 WIB

Tambang Batu Ilegal di Way Ratai Digerebek, 2 Excavator Disita dan Lokasi Disegel!

Berita Terbaru