Kabel Pompa Air Dicuri, Pabrik Nanas GGP PG4 Berhenti Total, Polisi Ciduk 4 Pekerja di Lampung Timur

- Editor

Sabtu, 7 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Empat tenaga kerja berstatus Harian Lepas (HL) di PT Great Giant Pineapple (GGP) PG4 Lampung Timur diduga mencuri kabel mesin pompa air. Pencurian tersebut menyebabkan operasional produksi pabrik terhenti dan menimbulkan kerugian hingga sekitar Rp1 miliar.

Kepala Legal dan CSR PT GGP PG4, Anang Urbananto, menjelaskan peristiwa itu terungkap saat perusahaan bersiap memulai proses produksi pada Jumat, 30 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, aktivitas pabrik terhenti total karena mesin pompa air tidak berfungsi. Setelah diteliti, kabel mesin pompa air diketahui hilang.

“Setelah diteliti, kabelnya enggak ada, alias hilang dicolong orang waktu itu. Tim security dan legal langsung bergerak cepat melakukan investigasi hingga mengamankan terduga pelaku berinisial JN, MRTA, dan RS,” ujar Anang pada Jumat, (6/11/2026).

Para pelaku yang diamankan di pos pengamanan internal perusahaan selanjutnya diserahkan kepada Tim Buser Polres Lampung Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengembangan penyelidikan oleh kepolisian dan tim internal perusahaan mengungkap dugaan pencurian peralatan kerja lainnya. Sejumlah peralatan vital seperti perkakas kunci, mesin impact, mesin bor, hingga aki kendaraan operasional dilaporkan ikut hilang.

Secara fisik, nilai kerugian material langsung akibat kehilangan peralatan tersebut ditaksir sekitar Rp20 juta. Namun, terhentinya rantai produksi menimbulkan kerugian finansial yang lebih besar bagi perusahaan.

Kapasitas produksi normal perusahaan mencapai 4.000 box per hari. Akibat insiden pencurian ini, proses operasional terganggu hingga tiga hari sehingga total kehilangan produksi mencapai 12.000 box. Dengan asumsi harga per box Rp90.000, kerugian immaterial diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

“Kapasitas produksi normal kami mencapai 4.000 box per hari. Akibat insiden pencurian ini, proses operasional terganggu hingga tiga hari sehingga total kehilangan produksi mencapai 12.000 box. Dengan asumsi harga per box Rp90.000, kerugian immaterial diperkirakan menyentuh angka sekitar Rp1 miliar,” papar Anang.

Anang menegaskan kejadian ini menjadi perhatian serius manajemen pusat. Aksi serupa juga sempat terjadi di lingkungan operasional PT GGP Lampung Tengah.

Manajemen menyayangkan ulah oknum pekerja internal berstatus HL tersebut. Manajemen menilai perbuatan itu membebani perusahaan di tengah upaya efisiensi dan menjaga keberlanjutan bisnis.

“Manajemen mengimbau seluruh tenaga kerja agar senantiasa bekerja dengan integritas tinggi serta bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan lingkungan perusahaan agar insiden serupa tidak terulang kembali,” tegasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Perempuan Masih Bertali Pusar Ditemukan Warga Pesawaran
Berbulan-bulan Diburu, Dua Curanmor Spesialis Parkiran Hotel di Bandar Lampung Akhirnya Diringkus!
Ratusan Personel Brimob Serbu Gunung Sugih Baru dan Kampung Kejadian, Sarang Narkoba di Pesawaran Diobrak-abrik!
Cicilan Macet, 5 Bus Jaminan Malah Dijual Rp5,78 Miliar, Polda Lampung Turun Tangan!
Tambang Batu Ilegal di Way Ratai Digerebek, 2 Excavator Disita dan Lokasi Disegel!
Lagi Hunting Cari Mangsa, Polisi Tembak Residivis Curanmor di Tanggamus
Dari Petani Menjadi Pemilik Dua Pabrik Beras! Ini Kisah Sumarno dari Candipuro Lamsel
Ayah Tiri di Lampura Diciduk Polisi, Cabuli Anak Tiri Sejak Kelas 5 SD!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:49 WIB

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Perempuan Masih Bertali Pusar Ditemukan Warga Pesawaran

Sabtu, 7 November 2026 - 10:46 WIB

Berbulan-bulan Diburu, Dua Curanmor Spesialis Parkiran Hotel di Bandar Lampung Akhirnya Diringkus!

Sabtu, 7 November 2026 - 08:21 WIB

Ratusan Personel Brimob Serbu Gunung Sugih Baru dan Kampung Kejadian, Sarang Narkoba di Pesawaran Diobrak-abrik!

Sabtu, 7 November 2026 - 06:26 WIB

Cicilan Macet, 5 Bus Jaminan Malah Dijual Rp5,78 Miliar, Polda Lampung Turun Tangan!

Sabtu, 7 November 2026 - 06:22 WIB

Tambang Batu Ilegal di Way Ratai Digerebek, 2 Excavator Disita dan Lokasi Disegel!

Berita Terbaru