Caption : Pembangunan Labkesda Tanggamus yang terbengkalai.
Hariannarasi.com, Tanggamus – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menyiapkan anggaran Rp 4,5 miliar untuk tender ulang lanjutan pembangunan fisik gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setelah kontrak sebelumnya diputus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, mengatakan pembangunan Labkesda tidak dihentikan meski kontrak awal diputus. Proyek akan dilanjutkan melalui skema kontrak tahun jamak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemkab Tanggamus telah memutuskan untuk melanjutkannya melalui kontrak dalam APBD Perubahan tahun 2026 yang sudah disahkan oleh DPRD Tanggamus, serta dalam RAPBD Tahun Anggaran 2027. Artinya nanti dilaksanakan selama dua tahun,” kata Herry saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Herry menjelaskan, nilai Rp 4,5 miliar yang akan ditenderkan merupakan sisa anggaran dari tender awal pembangunan Labkesda pada tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp 9 miliar.
Saat ini, proses tender belum dibuka. Dinas Kesehatan masih menyelesaikan tahap administratif sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Untuk pelaksanaan tender belum dibuka, masih dalam tahap proses sampai dilelang ulang secara terbuka oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP). Artinya perusahaan mana saja bisa ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Menurut dia, tender lanjutan akan dibuka secara terbuka melalui portal LPSE Kabupaten Tanggamus dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar.
Herry menegaskan, pihaknya memilih menempuh proses secara tertib karena proyek tersebut merupakan fasilitas publik yang menggunakan uang rakyat.
“Yang dibangun adalah fasilitas publik dengan uang rakyat. Lebih baik cermat di awal daripada bermasalah di kemudian hari,” katanya.
Labkesda nantinya akan melayani pemeriksaan laboratorium klinis, pengujian sampel kesehatan lingkungan, serta surveilans penyakit menular, sehingga masyarakat Tanggamus tidak perlu bergantung pada fasilitas di luar daerah.
“Kami persilakan masyarakat, rekan-rekan media, dan lembaga pengawas untuk terus mengawal. Kami siap memberikan penjelasan kapan pun diperlukan. Kritik adalah pengingat bagi kami untuk bekerja lebih baik,” tandasnya. (*)






