Sisa Anggaran Rp4,5 Miliar dari Rp9 Miliar, Proyek Labkesda Tanggamus yang Bermasalah Dilelang Ulang?

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Pembangunan Labkesda Tanggamus yang terbengkalai. 

Hariannarasi.com, Tanggamus – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menyiapkan anggaran Rp 4,5 miliar untuk tender ulang lanjutan pembangunan fisik gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setelah kontrak sebelumnya diputus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, mengatakan pembangunan Labkesda tidak dihentikan meski kontrak awal diputus. Proyek akan dilanjutkan melalui skema kontrak tahun jamak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemkab Tanggamus telah memutuskan untuk melanjutkannya melalui kontrak dalam APBD Perubahan tahun 2026 yang sudah disahkan oleh DPRD Tanggamus, serta dalam RAPBD Tahun Anggaran 2027. Artinya nanti dilaksanakan selama dua tahun,” kata Herry saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

Herry menjelaskan, nilai Rp 4,5 miliar yang akan ditenderkan merupakan sisa anggaran dari tender awal pembangunan Labkesda pada tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp 9 miliar.

Saat ini, proses tender belum dibuka. Dinas Kesehatan masih menyelesaikan tahap administratif sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Untuk pelaksanaan tender belum dibuka, masih dalam tahap proses sampai dilelang ulang secara terbuka oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP). Artinya perusahaan mana saja bisa ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Menurut dia, tender lanjutan akan dibuka secara terbuka melalui portal LPSE Kabupaten Tanggamus dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar.

Herry menegaskan, pihaknya memilih menempuh proses secara tertib karena proyek tersebut merupakan fasilitas publik yang menggunakan uang rakyat.

“Yang dibangun adalah fasilitas publik dengan uang rakyat. Lebih baik cermat di awal daripada bermasalah di kemudian hari,” katanya.

Labkesda nantinya akan melayani pemeriksaan laboratorium klinis, pengujian sampel kesehatan lingkungan, serta surveilans penyakit menular, sehingga masyarakat Tanggamus tidak perlu bergantung pada fasilitas di luar daerah.

“Kami persilakan masyarakat, rekan-rekan media, dan lembaga pengawas untuk terus mengawal. Kami siap memberikan penjelasan kapan pun diperlukan. Kritik adalah pengingat bagi kami untuk bekerja lebih baik,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

3 Hari Tak Masuk Pabrik, Karyawati Asal Tanggamus Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Tangerang
Berawal dari Candaan di Kelas, Siswa SMPN 1 Pulau Panggung Diduga Dikeroyok 6 Teman
Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi, Pemprov Lampung Libatkan Satpol PP Awasi QR Code di SPBU
Sapu Bersih Pungli dan Risiko Keselamatan, Dinpar Tanggamus Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pengelola yang ‘Ngeyel’
Cegah Kecelakaan Maut, KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup 38 Perlintasan
Beli Rp1,5 Juta dan Jual Rp3,4 Juta, 3 Penadah Motor Curian di Wonosobo Diciduk Polisi
Asap Kebakaran Lahan Picu Kecelakaan Maut, DLH Lampung Segel Lokasi PT Sweet Indolampung! 
Satreskrim Polresta Olah TKP Kematian Balita 5 Tahun yang Terlindas Panther di Parkiran RSUDAM
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:22 WIB

3 Hari Tak Masuk Pabrik, Karyawati Asal Tanggamus Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Berawal dari Candaan di Kelas, Siswa SMPN 1 Pulau Panggung Diduga Dikeroyok 6 Teman

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi, Pemprov Lampung Libatkan Satpol PP Awasi QR Code di SPBU

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Sisa Anggaran Rp4,5 Miliar dari Rp9 Miliar, Proyek Labkesda Tanggamus yang Bermasalah Dilelang Ulang?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Sapu Bersih Pungli dan Risiko Keselamatan, Dinpar Tanggamus Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pengelola yang ‘Ngeyel’

Berita Terbaru