Pembayaran Siltap Molor Hingga 4 Bulan, Aparatur Tiyuh Kepung Pemkab Tubaba

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tubabar – Aparatur Tiyuh (perangkat desa) se-Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Pendopo Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba, Kamis (27/8/2026).

Aksi ini dipicu oleh keterlambatan penyaluran Penghasilan Tetap (Siltap) aparatur tiyuh selama empat bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Aksi massa yang dikoordinatori oleh Ketua Forum Aparatur Tiyuh se-Tubaba, Basyah Putra, bersama Sekretaris Budi Sukisno ini menyuarakan tiga tuntutan utama kepada pemerintah daerah, yakni:

  1. ​Penyelesaian Tunggakan Siltap, mendesak pembayaran Siltap yang terlambat empat bulan, serta meminta agar penyaluran ke depan dilakukan tepat waktu setiap bulan tanpa sistem rapel.
  2. ​Penolakan Pengurangan Aparatur, menolak secara tegas rencana pengurangan jumlah aparatur tiyuh yang saat ini bertugas di wilayah Tubaba.
  3. ​Penolakan Penurunan Gaji, meminta kepastian dari Pemkab agar tidak terjadi penurunan besaran nominal Siltap di masa mendatang.

​Aksi tersebut langsung direspons oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, yang turun menemui massa dengan didampingi oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​Di hadapan para peserta aksi, Novriwan Jaya mengklarifikasi, jika kendala keterlambatan penyaluran Siltap ini sudah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal ini berkaitan erat dengan proses penyaluran anggaran Transfer ke Daerah (TKD).

​“Alhamdulillah, Senin kemarin sudah kita salurkan untuk satu bulan. Kita sembari menunggu TKD, khususnya Dana Alokasi Umum (DAU), dan itu prosesnya memang bertahap,” jelas Novriwan kepada massa aksi.

​Pemerintah daerah saat ini masih terus menunggu proses pencairan dana DAU dari pusat yang menjadi faktor utama penentu kelancaran penyaluran Siltap kepada seluruh Tiyuh di Kabupaten Tubaba. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berkas P21, Dua Tersangka Korupsi Bawaslu Tulang Bawang Segera Disidangkan, Rugikan Negara Rp1,4 Miliar!
Liput Proyek Gapura UIN Raden Intan, Dua Jurnalis di Lampung Dianiaya dan Lapor Polisi
Bawa Kunci T hingga Airsoft Gun, Dua Pelaku Curanmor Diringkus di Rajabasa
Kurang dari 6 Jam, Polisi Ringkus Dua Pembegal Pelajar di Terbanggi Besar
Jual Onderdil Curian di Facebook, Pemuda di Bunga Mayang Diringkus Polisi
Bahayakan Siswa, Operasional Dapur MBG di Lampung Utara Ditangguhkan, Polisi Selidiki Asal-usul ‘Peluru’ di Daging MBG
Heboh! Dugaan Skandal Asmara Oknum Guru SMAN 2 Kotaagung Berbuntut Panjang, Disdikbud Lampung Turun Tangan!
Menelusuri Jejak Honorer Fiktif, Polda Lampung Geledah BKPSDM Metro, Sisir Dokumen Penting!
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Berkas P21, Dua Tersangka Korupsi Bawaslu Tulang Bawang Segera Disidangkan, Rugikan Negara Rp1,4 Miliar!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pembayaran Siltap Molor Hingga 4 Bulan, Aparatur Tiyuh Kepung Pemkab Tubaba

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Liput Proyek Gapura UIN Raden Intan, Dua Jurnalis di Lampung Dianiaya dan Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Bawa Kunci T hingga Airsoft Gun, Dua Pelaku Curanmor Diringkus di Rajabasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Kurang dari 6 Jam, Polisi Ringkus Dua Pembegal Pelajar di Terbanggi Besar

Berita Terbaru