Caption : Kebakaran Hebat Melanda Gudang Prima Food di Bandar Lampung, Belasan Armada Damkar Dikerahkan pada Selasa (11/08/2026).
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menangani 26 kejadian kebakaran selama periode 1 hingga 23 Agustus 2026.
Dari total insiden tersebut, kebakaran lahan paling mendominasi dengan total area terdampak mencapai 7.647 meter persegi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan Damkarmat Bandar Lampung, Anthoni, menjelaskan bahwa aktivitas pembakaran sampah menjadi penyebab utama mayoritas peristiwa kebakaran.
Kondisi lingkungan yang kering membuat api dari sampah dengan mudah dan cepat merembet ke area sekitarnya.
”Tercatat 15 kejadian dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah. Kemudian, lima kejadian disebabkan oleh korsleting listrik. Sisanya berkaitan dengan peralatan listrik (3 kejadian), puntung rokok (2 kejadian), kompor (1 kejadian), dan penyebab lain (1 kejadian),” jelas Anthoni.
Berdasarkan klasifikasi objek yang terbakar, 17 kasus merupakan kebakaran lahan, dua kasus menimpa bangunan penduduk, satu kasus pada kendaraan, dan lima kejadian masuk dalam kategori lain-lain. Damkarmat memastikan tidak ada bangunan industri yang terdampak dalam periode ini.
Adapun puncak frekuensi harian tertinggi terjadi pada 12 Agustus 2026, di mana petugas harus menangani tiga kebakaran lahan sekaligus dengan total luas 2.100 meter persegi.
Sementara itu, kerugian materiil terbesar tercatat pada 11 Agustus. Pada hari tersebut, terjadi kebakaran bangunan umum dan lahan dengan estimasi kerugian mencapai Rp600 juta.
Insiden terkini pada 23 Agustus juga menghanguskan sebuah bangunan penduduk dan menyebabkan kerugian senilai Rp35 juta bagi satu keluarga.
Dalam upaya memadamkan puluhan titik api di berbagai wilayah tersebut, Damkarmat Bandar Lampung secara akumulatif telah mengerahkan kekuatan penuh yang melibatkan 61 unit mobil pemadam kebakaran dan 103 unit mobil tangki air.
Hingga saat ini, personel Damkarmat terus disiagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat.
Anthoni juga mengimbau warga Bandar Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas pemicu api, terutama kebiasaan membakar sampah sembarangan di lahan kering. (*)
Berikut video lengkapnya:






