Ratusan Karyawan Sungai Budi Group Geruduk Mapolda Lampung, Tuntut Usut Pembakaran Aset PT BSA Senilai Rp30 Miliar

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Ratusan karyawan Sungai Budi Group menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Lampung, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (19/8/2026).

​Massa mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku pembakaran serta perusakan fasilitas operasional PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) yang berlokasi di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Insiden anarkis tersebut diketahui terjadi pada 12 Agustus 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Budi Sukoco, memaparkan bahwa kerusuhan tersebut melumpuhkan total aktivitas perusahaan.

Ia menaksir kerugian materiil sementara menembus angka Rp30 miliar, dan nilai tersebut belum mencakup kerusakan pada area tanaman perkebunan.

​”Hampir seluruh fasilitas hancur. Mess karyawan, kantor, inventaris, gudang, hingga pos satpam habis terbakar. Setidaknya 12 unit kendaraan ikut rusak. Bangunan yang selamat di lokasi hanya tersisa satu, yakni musala,” terang Budi di sela-sela aksi unjuk rasa.

​Akibat kerusakan dan situasi yang tidak kondusif, area perusahaan saat ini kosong dan para pekerja tidak dapat beraktivitas.

Oleh karena itu, selain mendesak penangkapan aktor kerusuhan, perwakilan karyawan turut menyampaikan dua tuntutan utama lainnya:

  1. ​Jaminan Keamanan, meminta perlindungan dari aparat keamanan agar karyawan dapat kembali bekerja tanpa rasa takut.
  2. ​Pengembalian Aset, menuntut agar lahan operasional PT BSA yang saat ini masih diduduki oleh pihak luar segera dikembalikan kepada perusahaan.

​Sebagai informasi, akar kerusuhan ini disinyalir merupakan rentetan dari konflik agraria antara sekelompok masyarakat dengan PT BSA yang telah memanas sejak tahun 2012.

Padahal, kesepakatan damai sebelumnya telah difasilitasi dan disetujui oleh pihak perusahaan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, dan kepolisian.

​Menanggapi aksi massa tersebut, perwakilan Polda Lampung telah menerima aspirasi para pekerja dan berjanji akan mempercepat tindak lanjut penegakan hukum atas kasus perusakan dan pembakaran ini. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba
Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara
Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta
Beraksi di 15 TKP, Polres Pringsewu Ringkus Pelaku Curanmor Asal Tanggamus di Tambak Udang Pesisir Barat
Baru Hitungan Menit Hirup Udara Bebas, Pria Ini Langsung Diborgol Lagi di Depan Gerbang Lapas Kotaagung!
Gara-Gara Curi Motor Guru SD, Remaja 16 Tahun di Lamteng Diringkus Polisi, 1 DPO!
Polresta Bandar Lampung Bongkar Jaringan Pengedar Sabu, Lima Tersangka Diciduk
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Samping SPBU Soekarno Hatta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Beraksi di 15 TKP, Polres Pringsewu Ringkus Pelaku Curanmor Asal Tanggamus di Tambak Udang Pesisir Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Ratusan Karyawan Sungai Budi Group Geruduk Mapolda Lampung, Tuntut Usut Pembakaran Aset PT BSA Senilai Rp30 Miliar

Berita Terbaru