BEM Unila Datangi DPR RI, Desak Komisi V Evaluasi Mahalnya Tarif Tol Lampung

- Editor

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) mendatangi Gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Kedatangan mereka bertujuan untuk mendesak Komisi V mengevaluasi mahalnya tarif jalan tol di Provinsi Lampung yang dinilai membebani masyarakat, sekaligus menuntut pemanggilan terhadap pihak pengelola tol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Aksi mahasiswa tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Mahasiswa BEM Unila, Aditya Putra Bayu. Dalam keterangannya, Aditya menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut (follow-up) dari surat resmi yang telah dilayangkan kepada Ketua Komisi V DPR RI sejak dua bulan lalu.

​”Kedatangan kami hari ini adalah bentuk follow up dari surat yang sudah kami masukkan. Surat itu kami tujukan kepada Ketua Komisi V DPR RI karena persoalan tarif tol ini masuk dalam ranah kebijakan dan tupoksi Komisi V,” jelas Aditya.

​Berdasarkan kajian internal BEM Unila, kenaikan tarif jalan tol di Lampung tercatat sangat signifikan. Kondisi ini dinilai memicu efek domino yang merugikan di berbagai sektor.

Aditya merinci, meningkatnya beban biaya transportasi berimbas langsung pada lonjakan harga kebutuhan pokok, terhambatnya distribusi logistik, hingga tergerusnya daya beli warga.

​”Kami menilai kenaikan tarif tol ini tidak berdiri sendiri. Dampaknya sangat luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat Lampung, bahkan bisa merembet ke wilayah Sumatera lainnya,” paparnya.

Caption : Ist

​Di samping menyoroti dampak ekonomi, BEM Unila turut menyinggung adanya dugaan intervensi dari konsesi-konsesi asing dalam tata kelola jalan tol di Lampung.

Hal tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mendesak pihak pengelola agar segera memberikan klarifikasi secara terbuka dan transparan kepada publik.

​Aditya menegaskan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan publik ketika terdapat kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

Kehadiran BEM Unila di Senayan bertujuan agar DPR RI segera mengambil langkah aktif dalam mengusut dan menyelesaikan polemik tarif jalan tol tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Ada Rocky Gerung Hingga Eks Ketua MK Anwar Usman
Anggaran MBG Capai Rp240,2 Triliun, Subsidi Gas Melon dan BBM Dipangkas Hampir Rp12 Triliun!
Sekda Definitif Tersandung Korupsi, Sulpakar Ditunjuk Jadi Pj Sekda Lampung Tengah
Eks Kapolri Merapat ke Istana, Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Moeldoko
Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Cek Rekening! 13,3 Juta Pekerja Terima Bantuan Subsidi Rp900 Ribu
PPPK Paruh Waktu Langsung Naik Status Penuh Waktu Januari 2027, Cek Besaran Gaji per Golongan!
Cetak Sejarah Baru, Belanja RI 2027 Tembus Rp4.000 Triliun! 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Ada Rocky Gerung Hingga Eks Ketua MK Anwar Usman

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Anggaran MBG Capai Rp240,2 Triliun, Subsidi Gas Melon dan BBM Dipangkas Hampir Rp12 Triliun!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sekda Definitif Tersandung Korupsi, Sulpakar Ditunjuk Jadi Pj Sekda Lampung Tengah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Eks Kapolri Merapat ke Istana, Listyo Sigit Dilantik Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Moeldoko

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri

Berita Terbaru