Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memacu pemerataan akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan.
Upaya ini direalisasikan melalui peluncuran operasional Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan dan penyerahan unit ambulans untuk Puskesmas Rawat Inap Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, pada Selasa (23/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Putih Doh tersebut dipimpin langsung Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, dan dihadiri oleh jajaran DPRD, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tanggamus, perangkat daerah, serta tenaga kesehatan setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menekankan pentingnya pendekatan fasilitas kesehatan untuk memangkas waktu penanganan medis, khususnya dalam kondisi kegawatdaruratan di wilayah terpencil.
”Ketika menghadapi ibu hamil dengan komplikasi, bayi baru lahir yang butuh pertolongan segera, atau pasien stroke, setiap menit sangat berarti. Pembangunan kesehatan adalah investasi untuk melahirkan generasi yang sehat, dan pemerintah harus memastikan layanan ini menjangkau seluruh masyarakat,” tegas Bupati.
Kerja Sama BNN dan Penganugerahan Health Excellence Award
Caption : Istimewa
Selain peluncuran fasilitas kesehatan, agenda tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Organisasi Perangkat Daerah Bersih dari Narkoba (OPD Bersinar) antara Dinas Kesehatan dan BNN Kabupaten Tanggamus.
Program ini ditujukan untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika dan menciptakan lingkungan pemerintahan yang berintegritas.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tanggamus juga menganugerahkan Bupati Tanggamus Health Excellence Award 2026 kepada sejumlah puskesmas yang mencatatkan persentase capaian tertinggi dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Berikut adalah penerima penghargaan tersebut:
1. Puskesmas Gunung Sari (Kecamatan Ulu Belu) dengan capaian 70,94%
2. Puskesmas Kelumbayan (Kecamatan Kelumbayan) dengan capaian 62,15%
3. Puskesmas Sanggi (Kecamatan Bandar Negeri Semuong) dengan capaian 60,35%
4. Puskesmas Way Nipah (Kecamatan Pematang Sawa) dengan capaian 58,23%
Secara kumulatif, per 21 Juni 2026, Program CKG di Kabupaten Tanggamus telah menjangkau 246.100 penduduk, atau 38,39 persen dari total target 641.036 jiwa.
Sementara itu, untuk program pengendalian Tuberkulosis (TB), angka keberhasilan pengobatan (success rate) di Tanggamus telah mencapai 86,8 persen.
Progres Infrastruktur Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, M.M., memaparkan bahwa pembangunan sektor kesehatan terus menunjukkan tren peningkatan. Ia merinci sejumlah proyek fisik yang berfokus pada perluasan akses masyarakat.
”Pada 2025, kami telah menyelesaikan 11 fasilitas kesehatan, termasuk pembangunan Puskesmas Pulau Tabuan ini. Selanjutnya di tahun 2026, kami merencanakan 14 kegiatan fisik yang mencakup relokasi puskesmas hingga pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan,” ungkap dr. Herry.
Ke depan, Pemkab Tanggamus juga menargetkan penguatan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), transformasi digital puskesmas, serta pengembangan Pos Kesehatan Wisata Bahari di kawasan Teluk Kiluan untuk menopang sektor pariwisata unggulan daerah. (*)






