Sempat Buron dan Melawan Pakai Pistol Rakitan, Penembak Bripka Arya Tewas Diterjang Timah Panas!

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pelarian Bahroni, pelaku utama dalam insiden penembakan yang menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena, resmi berakhir.  

Tersangka tewas tertembak oleh aparat kepolisian setelah memberikan perlawanan menggunakan senjata api saat disergap di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, pada Jumat (15/5/2026) dini hari. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan tegas dan terukur tersebut diambil kepolisian setelah proses pendalaman dan pemetaan lokasi persembunyian pelaku. Tim aparat gabungan bergerak melakukan operasi penangkapan sekitar pukul 05.15 WIB. 

Namun, saat petugas berupaya mengamankan tersangka, Bahroni menolak menyerahkan diri. Ia justru menodongkan senjata api rakitan berjenis revolver ke arah aparat.

Lantaran tindakan tersebut dinilai mengancam nyawa petugas di lapangan, polisi membalas dengan tembakan pelumpuhan yang mengakibatkan pelaku tewas.

​Dari tubuh tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya.

​Sebelum melumpuhkan Bahroni, pihak kepolisian juga telah lebih dulu meringkus satu tersangka lain bernama Hamli di kawasan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Dalam aksi pencurian kendaraan bermotor yang berujung maut tersebut, Hamli diketahui bertindak sebagai joki.

Melalui rangkaian pengungkapan kasus ini, aparat telah menyita sejumlah barang bukti pendukung. Barang bukti tersebut meliputi, satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi, helm pelaku, rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian awal.

Senjata api organik milik almarhum Bripka Arya Supena yang sebelumnya sempat dibuang oleh para tersangka di kawasan Pesawaran.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di markas kepolisian guna proses penyelidikan dan penutupan kasus lebih lanjut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Geledah Rumah Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul, Sita 74 Kg Emas dan Uang Jutaan Dolar!
Tiga Koper Penuh Uang! Polri Sita Rp67,2 Miliar Terkait Korupsi Batu Bara dari Kafe di Cipete
Puluhan Prajurit TNI Jaga Kediaman Jampidsus Usai Penggeledahan Polisi di Cipete
Geger! Eks Restoran Diduga Milik Jampidsus Febrie Digeledah Polri Buntut Mega Korupsi Rp5 Triliun
Kortastipidkor Polri Sidik Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, Kerugian Negara Capai Rp5 T
MA Tolak Kasasi Eks Para Hakim Terpidana Suap Perkara Korupsi CPO, Putusan Kini Inkrah
Ketar-Ketir Jelang Tuntutan, Eks Bupati Pesawaran Dendi dkk Kembalikan Uang Negara Rp2,55 M
Mendadak ke Markas KPK, Ada Apa dengan Pimpinan BGN?
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:00 WIB

Polisi Geledah Rumah Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul, Sita 74 Kg Emas dan Uang Jutaan Dolar!

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:52 WIB

Tiga Koper Penuh Uang! Polri Sita Rp67,2 Miliar Terkait Korupsi Batu Bara dari Kafe di Cipete

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Puluhan Prajurit TNI Jaga Kediaman Jampidsus Usai Penggeledahan Polisi di Cipete

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:14 WIB

Kortastipidkor Polri Sidik Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU, Kerugian Negara Capai Rp5 T

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:49 WIB

MA Tolak Kasasi Eks Para Hakim Terpidana Suap Perkara Korupsi CPO, Putusan Kini Inkrah

Berita Terbaru