Caption : Ist
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus dimulai dari tingkat desa yang menjadi basis ekonomi masyarakat.
Hal tersebut ia sampaikan saat meresmikan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lapangan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur ini turut melibatkan sekitar 1.500 pelaku UMKM untuk memamerkan beragam produk lokal kebanggaan daerah.
Gubernur memaparkan bahwa desa merupakan titik awal yang krusial bagi penguatan ekonomi daerah.
Ia meyakini, peningkatan kualitas produk yang dihasilkan dari desa akan berdampak langsung pada pertumbuhan UMKM sekaligus penciptaan lapangan kerja baru.
“Ketika produk desa naik kelas, UMKM ikut tumbuh dan membuka peluang kerja di lingkungan masyarakat,” tegas Rahmat di lokasi acara.
Lebih lanjut, ia menyoroti Kabupaten Lampung Timur memiliki potensi desa yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Guna merealisasikan hal tersebut, Gubernur mendorong adanya sinergi lintas sektor guna memastikan UMKM semakin tangguh dan berdaya saing.
“Berdasarkan data pemerintah, saat ini terdapat sekitar 51 ribu UMKM di wilayah Lampung Timur yang berkontribusi signifikan terhadap perputaran roda perekonomian daerah,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha, memperluas akses pasar, serta memberikan kemudahan akses permodalan. (*)






