Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi membuka pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026.
Pendaftaran seleksi nasional berbasis tes ini dibuka mulai 13 April 2026 pukul 08.00 WIB hingga 30 Mei 2026 pukul 15.00 WIB secara daring melalui laman resmi https://um.ptkin.ac.id.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, UIN RIL memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa baru untuk memperebutkan kursi di 31 program studi dari berbagai bidang keilmuan yang ditawarkan.
Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN RIL, Novrizal Fahmi, menjelaskan bahwa seleksi UM-PTKIN diselenggarakan dengan prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif.
“Pelaksanaan ujian dilakukan secara luring di titik lokasi PTKIN yang dipilih peserta, menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) berbasis komputer, sehingga seluruh proses berlangsung paperless,” jelas Novrizal.
Jalur UM-PTKIN 2026 ini terbuka bagi lulusan MA/MAK/SMA/SMK atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026. Bagi lulusan tahun 2024 dan 2025 diwajibkan memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Sementara itu, lulusan tahun 2026 dapat menggunakan SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu siswa. Syarat administrasi lainnya mencakup kepemilikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), email aktif, serta nomor WhatsApp yang dapat dihubungi.
Untuk mengikuti ujian, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 yang disetorkan melalui bank yang ditetapkan panitia nasional. Peserta diberi keleluasaan untuk memilih maksimal tiga program studi dan menentukan lokasi ujian sesuai preferensi.
Setelah masa pendaftaran dan pembayaran ditutup pada 30 Mei 2026, tahap finalisasi akan berlangsung hingga 3 Juni 2026.
Peserta dapat mencetak kartu ujian mulai 1 Mei 2026. Ujian berbasis komputer dijadwalkan berlangsung serentak pada 8–14 Juni 2026, dan hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2026.
Pada proses seleksinya, peserta akan diuji melalui dua materi utama, yakni Tes Bakat Skolastik (mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, dan spasial) dan Tes Literasi.
Tes Literasi ini mencakup penguasaan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, literasi numerasi, pemahaman ajaran Islam, serta kemampuan dasar baca tulis Al-Qur’an. Peserta diimbau untuk mempersiapkan kemampuan dasar dan potensinya guna menghadapi ujian tersebut.






