Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Otoritas Iran mulai memberikan izin kepada sejumlah kapal berbendera asing untuk melintasi jalur perairan strategis Selat Hormuz dengan aman, di tengah eskalasi konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah. 

Meski demikian, hingga Jumat (3/4/2026), dua kapal berbendera Indonesia dilaporkan masih tertahan dan belum mendapat lampu hijau untuk melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina telah lebih dulu mendapatkan izin dari otoritas Iran. Pemerintah dari kedua negara tersebut bahkan memastikan bahwa kapal-kapal mereka dapat melintasi Selat Hormuz tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

​Menanggapi situasi ini, Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhadi Sugiono, menilai perbedaan perlakuan Iran terhadap kapal Indonesia dibandingkan dengan Malaysia dan Filipina patut menjadi perhatian.

Muhadi menjelaskan bahwa Iran saat ini memang mulai membuka kembali akses Selat Hormuz, namun terbatas bagi negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik yang baik.

Blokade selat tersebut secara khusus diberlakukan Iran hanya untuk negara-negara yang dianggap musuh, seperti Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara yang terlibat langsung dalam penyerangan terhadap Iran.

​”Karena Indonesia sama sekali tidak termasuk negara musuh, dugaan kuat kapal RI belum bisa melintas adalah karena masalah protokol keamanan di wilayah konflik,” ujar Muhadi.

Untuk menyelesaikan kebuntuan ini, Muhadi mendorong agar Pemerintah Indonesia mengambil pelajaran dari keberhasilan Malaysia dan Filipina dalam melobi otoritas setempat.

Menurutnya, langkah diplomasi yang sangat aktif dan intensif menjadi kunci utama agar kapal-kapal Indonesia bisa segera mendapatkan izin dan jaminan keamanan untuk melintasi Selat Hormuz.

Hingga berita ini diturunkan, publik dan pihak keluarga awak kapal masih menunggu langkah konkret serta perkembangan diplomasi lanjutan dari pemerintah terkait kepastian nasib dua kapal Indonesia tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gegara Pasokan Gas Dipangkas, Singapura Ancam Putus Kabel Internet Indonesia?
Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!
Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!
Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Gegara Pasokan Gas Dipangkas, Singapura Ancam Putus Kabel Internet Indonesia?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Berita Terbaru