Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Seorang petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, bersujud syukur saat hujan turun di kawasan yang terbakar.
Momen tersebut terekam dalam video, Rabu (28/10/2026). Dalam rekaman, petugas tampak bersujud di tengah kawasan bekas kebakaran sambil mengucapkan rasa syukur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah ya Allah, akhirnya hujan,” ucap petugas dalam video tersebut.
“Ya Tuhan terima kasih. Hujan juga. Akhirnya besok kita pulang. Terima kasih Tuhan-ku,” lanjutnya.
Hujan turun setelah petugas berjibaku memadamkan api di kawasan konservasi. Meski hujan membawa harapan, ancaman karhutla belum sepenuhnya berakhir.
Petugas gabungan masih melakukan patroli dan deteksi dini untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang dapat memicu titik api baru.
Fitriandi mengatakan hujan mengguyur wilayah Susukan Baru dan sekitarnya. Di kawasan Resort Cabang, hujan berlangsung sejak Selasa malam hingga Rabu siang.
“Alhamdulillah, kondisi terkini api tidak terlihat. Namun, rekan-rekan masih terus melakukan patroli dan deteksi dini untuk mencari bara yang mungkin masih menyala,” kata Riri, Rabu (28/10/2026).
Rangkaian kebakaran di TNWK terjadi sejak Sabtu (24/10/2026). Api membakar Grid 16L di wilayah Resort Susukan Baru dan Resort Rawa Bunder. Pada sore harinya, titik api baru muncul di Grid 16K atau kawasan Rawa Harjo.
Kebakaran di kedua lokasi itu dilaporkan padam keesokan harinya dengan bantuan hujan. Namun pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 15.01 WIB, petugas kembali menerima laporan asap.
Tim gabungan bergerak ke lokasi dan menangani api dalam waktu kurang dari satu setengah jam. Petugas masih menemukan ranting menyala dan bara yang harus didinginkan untuk mencegah api kembali berkobar. (*)






