Caption : Istimewa (Dok. Data Stasiun Geofisika BMKG).
Hariannarasi.com, Tanggamus – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika (Stageof) Lampung Utara mencatat sebanyak 76 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Tanggamus hingga Kamis (29/10/2026).
Rentetan gempa tersebut terjadi sejak Rabu (28/10/2026). Data tersebut dihimpun BMKG dari hasil monitoring aktivitas seismik di wilayah Tanggamus dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Analis Gempa Bumi BMKG Stageof Lampung Utara, Febri, mengatakan 76 gempa tercatat dalam periode 28 hingga 29 Oktober 2026.
“Dari tanggal 28 Oktober sampai hari ini kejadian gempa yang terjadi di Wilayah Tanggamus sudah sebanyak 76 kejadian gempa,” kata Febri, Kamis (29/10/2026).
Ia menjelaskan, gempa dipicu aktivitas sesar di wilayah Tanggamus. “Penyebab dari terjadinya gempa tersebut adanya aktivitas sesar yang terjadi di Wilayah Tanggamus,” ujarnya.
Berdasarkan catatan BMKG, magnitudo terbesar dari rangkaian gempa tersebut mencapai 4,7 Magnitudo. Namun, untuk potensi gempa yang lebih besar, BMKG menyatakan belum dapat diprediksi.
Hanya Tiga Gempa Dirasakan, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
Dari total 76 kejadian, tidak semua gempa dirasakan masyarakat. BMKG mencatat hanya tiga gempa yang dirasakan warga.
“Dari 76 gempa di Tanggamus, ada tiga gempa yang dirasakan warga,” ucap Febri.
BMKG mengimbau masyarakat di Tanggamus dan sekitarnya tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Warga diminta memantau perkembangan aktivitas gempa bumi melalui kanal informasi resmi BMKG.






