Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus memperkuat dukungan terhadap sektor perikanan dengan menyerahkan bantuan 15 unit mesin kapal kepada nelayan di Kantor Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Rabu (5/8/2026).
Selain penyerahan bantuan, Pemkab juga menggelar sosialisasi pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku usaha perikanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, langkah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk memfasilitasi akses permodalan dan perlindungan sosial bagi masyarakat pesisir.
Ia menekankan, meski Tanggamus memiliki potensi laut yang besar di kawasan Teluk Semaka hingga Samudera Hindia, aktivitas nelayan memiliki risiko kerja yang sangat tinggi.
”Karena itu saya mengajak seluruh pelaku usaha perikanan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan agar memiliki perlindungan saat bekerja. Selain itu, gunakan KUR untuk meningkatkan produksi, memperbaiki kualitas hasil tangkapan, serta memperluas pemasaran,” ujar Saleh.
Dalam kesempatan tersebut, 15 unit mesin kapal diserahkan secara simbolis kepada tiga Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang telah terdata resmi, yakni Gapoktan Bina Nelayan Sejahtera, KUB Kurnia Jaya, dan KUB Nelayan Jaya.
Pemkab juga menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan serta santunan klaim asuransi kecelakaan kerja dan meninggal dunia.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, merinci bahwa program perlindungan sosial tahun ini mencakup pembayaran 1.776 premi BPJS Ketenagakerjaan untuk pelaku usaha perikanan di seluruh Tanggamus.
Dari jumlah tersebut, 475 premi dialokasikan khusus untuk Kecamatan Kota Agung.
”Sebelum penyaluran 15 mesin kapal hari ini, pemerintah juga telah menyalurkan 150 unit alat tangkap berupa jaring, 13 unit mesin ketinting, serta satu unit kapal bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelas Darma.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 125 peserta yang terdiri dari nelayan tangkap, pembudidaya, hingga pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari legislatif. Wakil Ketua I DPRD Tanggamus, M. Rangga Putra Hakim, menyatakan bahwa bantuan mesin kapal tersebut merupakan hasil aspirasi yang disinergikan dengan program pemerintah daerah agar tepat sasaran.
”Kami berkoordinasi dengan Dinas Perikanan mengenai apa yang dibutuhkan dan siapa yang berhak menerima. Kami berharap nelayan dapat merawat mesin ini dengan baik, sementara kami di legislatif akan terus berupaya menarik bantuan dari pusat sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkas Rangga. (*)






