Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh wartawan untuk meninggalkan ruangan liputan saat dirinya tengah menyampaikan taklimat dalam acara Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta International Convention Center (JICC).
Permintaan tersebut terjadi secara tiba-tiba di tengah jalannya acara. Presiden tidak mengusir secara langsung, melainkan menggunakan kalimat kiasan untuk mempersilakan awak media keluar dari ruangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Dengan hormat saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar,” ujar Presiden Prabowo kepada para jurnalis yang hadir.
Setelah kalimat tersebut diucapkan, seluruh wartawan yang sedang bertugas meliput acara harus mensterilkan ruangan dan tidak dapat melanjutkan peliputan agenda di dalam forum.
Insiden ini memicu sorotan dan kritik dari sejumlah pihak. Beberapa kalangan menilai bahwa konvensi ilmiah dan industri yang dibiayai oleh negara seharusnya bersifat terbuka dan transparan bagi publik.
Tindakan pembatasan akses peliputan ini dikhawatirkan dapat menjadi preseden buruk bagi iklim kebebasan pers dan akuntabilitas informasi di Indonesia.
Diketahui, Prabowo membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dan dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) se-Indonesia bertajuk “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia” di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat 26 Juni 2026. (*)






