Pura-pura Jadi Anggota TNI AL dan Korban Begal, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

- Editor

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung mengamankan seorang pria berinisial MRP (21), warga Kecamatan Kemiling, lantaran membuat laporan palsu terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal. 

Saat melapor, pelaku nekat mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL) guna meyakinkan petugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, menyatakan bahwa kasus ini terungkap dari hasil pendalaman terhadap laporan kehilangan sepeda motor yang diajukan pelaku di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bandar Lampung.

​”Benar, kasus ini terungkap setelah kami melakukan pendalaman. Saat membuat laporan, MRP datang bersama seorang perempuan dan mengaku sebagai anggota TNI AL,” ujar Kompol Gigih, Sabtu (16/5/2026).

​Dalam laporannya, MRP merekayasa cerita bahwa ia telah menjadi korban pembegalan di kawasan PJR Panjang, Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Bandar Lampung. Ia mengklaim diadang oleh tiga orang tak dikenal yang menodongkan senjata tajam serta senjata api, lalu membawa kabur sepeda motor miliknya.

​Petugas kepolisian yang menaruh curiga langsung bergerak untuk mengecek lokasi kejadian (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak TNI AL di wilayah Lampung untuk memverifikasi identitas pelapor.

Berdasarkan interogasi dan penyelidikan lebih lanjut, kebohongan MRP akhirnya terbongkar. Berikut adalah fakta-fakta yang ditemukan oleh pihak kepolisian, MRP dipastikan bukan prajurit aktif TNI AL, melainkan hanya berstatus sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI AL.

Insiden pembegalan tersebut dipastikan tidak pernah terjadi. Kendaraan yang dilaporkan hilang rupanya telah dijual sendiri oleh pelaku kepada rekannya dengan harga Rp6,5 juta. Diketahui, motor tersebut baru memasuki bulan pertama masa kredit.

Pelaku nekat membuat skenario pembegalan agar terbebas dari tanggungan cicilan kendaraan (leasing). Ia juga mengaku sedang membutuhkan uang setelah berhenti bekerja sebagai petugas keamanan (sekuriti).

Atas perbuatannya, MRP kini harus mendekam di sel tahanan. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya satu unit telepon genggam merek Oppo berwarna biru, satu helai kaus loreng, dan satu celana panjang loreng.

“MRP saat ini telah ditahan dan disangkakan melanggar Pasal 361 KUHP atau Pasal 394 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” tegas Kompol Gigih. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Meski Terpisah Lautan, BRImo dan BRILink Kini Ada dalam Genggaman Warga Pulau Pisang
Status Anak Krakatau Siaga, Polda Lampung Aktifkan Posko Bencana dan Satgas Aman Nusa
Polisi Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan Tapir di Mesuji, Dua Lainnya Masih Buron
Tapir Langka Viral Mati Disembelih Warga di Mesuji, Polisi dan BKSDA Buru Pelaku!
Cekcok Saat Undangan Khitanan, Pria di Lampung Timur Tewas Ditembak di Kepala oleh Kerabatnya
Dengar Tuntutan FORMAT, Bupati Saleh: Layanan RSUD Dievaluasi, Peternakan Ayam Segera Dieksekusi!
Langgar Tata Adat, Kepaksian Pernong Desak Ike Edwin Berhenti Mengaku Perdana Menteri
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Dilarang Mendekat Radius 2 Kilometer
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:51 WIB

Meski Terpisah Lautan, BRImo dan BRILink Kini Ada dalam Genggaman Warga Pulau Pisang

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

Status Anak Krakatau Siaga, Polda Lampung Aktifkan Posko Bencana dan Satgas Aman Nusa

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:10 WIB

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan Tapir di Mesuji, Dua Lainnya Masih Buron

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:33 WIB

Cekcok Saat Undangan Khitanan, Pria di Lampung Timur Tewas Ditembak di Kepala oleh Kerabatnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Dengar Tuntutan FORMAT, Bupati Saleh: Layanan RSUD Dievaluasi, Peternakan Ayam Segera Dieksekusi!

Berita Terbaru