Miris! 60 Persen Lebih Dapur MBG di Lampung Belum Kantongi SLHS! Kok Bisa Beroperasi?!

- Editor

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Lampung, Saiful.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung dilaporkan masih minim. 

Hingga saat ini, dari total 1.071 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, baru 405 dapur (37 persen) yang mengantongi sertifikat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengungkapkan, mayoritas dapur lama sudah mengajukan sertifikasi, namun masih ada puluhan dapur baru yang belum memprosesnya.

“Sekarang yang sudah terbit SLHS itu 405 atau sekitar 37 persen. Masih ada sekitar 180 dapur baru yang belum mengajukan,” kata Saipul.

Lambatnya proses sertifikasi ini utamanya terkendala oleh evaluasi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Proses pengajuan yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan setempat menjadi rumit karena sebagian besar dapur sudah terlanjur beroperasi sebelum dilakukan pemeriksaan kualitas dan standar teknis.

“Dapur ini kan sudah operasional, jadi ada kesulitan saat dilakukan pemeriksaan dan pengukuran ulang,” ujar Saipul.

Ia juga menambahkan, keterbatasan lahan menjadi hambatan utama bagi pengelola dapur untuk menyesuaikan fasilitas IPAL dengan rekomendasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Akibat ketidaksesuaian standar pengelolaan limbah ini, Satgas mencatat sebanyak 150 dapur sempat dijatuhi sanksi suspensi atau penutupan sementara.

Sanksi tegas tersebut diberikan karena rekomendasi perbaikan teknis dari OPD belum ditindaklanjuti oleh pihak pengelola.

“Kalau tidak sesuai, sanksinya jelas bisa disuspensi atau ditutup sementara. Kami terus mengimbau dan meminta kabupaten/kota ikut mengawasi karena mereka yang lebih dekat,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Pengedar Sabu di Way Tuba Diamankan, Polres Way Kanan Sita Bong hingga 72 Klip Kosong
Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan
Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308
Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir
Dua Konflik Lahan Kepung Tulang Bawang: Bupati Tuba Kawal Kasus PT ILP, Danlanud Cabut 5 Patok di Bakung Udik
Gara-gara Mobil Rental Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan Sesama Anggota DPRD Bandar Lampung ke Polda
Diduga Curi Motor Petani di Tanggamus, Pria Asal Pesawaran Babak Belur Dihakimi Massa
Curi Honda CRF Mahasiswa di Metro, Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi di Lampung Timur, Pakai Sandal Gucci!
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan

Selasa, 3 November 2026 - 09:04 WIB

Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308

Selasa, 3 November 2026 - 08:51 WIB

Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir

Senin, 2 November 2026 - 17:49 WIB

Dua Konflik Lahan Kepung Tulang Bawang: Bupati Tuba Kawal Kasus PT ILP, Danlanud Cabut 5 Patok di Bakung Udik

Senin, 2 November 2026 - 17:09 WIB

Gara-gara Mobil Rental Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan Sesama Anggota DPRD Bandar Lampung ke Polda

Berita Terbaru

NASIONAL

BGN Suspend 6.097 Dapur MBG, Ini Penyebabnya! 

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:22 WIB